bogortraffic.com, BOGOR — Sebuah operasi gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, SH, berhasil mengungkap praktik ilegal pengoplosan gas bersubsidi di Kampung Cibeurem, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Menariknya, pengungkapan ini bermula dari inisiatif sang Kapolsek yang menyamar sebagai kurir dalam operasi pengintaian.
Lokasi yang menjadi sasaran merupakan tempat yang sebelumnya sudah pernah digerebek oleh kepolisian. Namun, dari hasil patroli dan penyisiran ulang pada Kamis (17/4), ditemukan aktivitas mencurigakan di sekitar 100 meter dari gudang lama, setelah petugas mencium bau gas LPG yang menyengat.
“Dari hasil pengecekan, kami temukan kegiatan pengoplosan tabung gas LPG bersubsidi yang masih berlangsung secara sembunyi-sembunyi,” ujar Kompol Edison.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita 152 tabung gas LPG berbagai ukuran (3 kg dan 12 kg), alat suntik untuk pemindahan isi gas, timbangan, serta satu unit mobil pick-up yang diduga digunakan untuk distribusi gas oplosan. Sayangnya, para pelaku berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.
“Diduga mereka mengetahui kedatangan kami. Namun, kami sudah mengantongi identitas pelaku dan saat ini masih dalam pengejaran,” lanjut Edison.
Kapolsek menegaskan bahwa praktik pengoplosan gas bersubsidi ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa dan lingkungan. Untuk itu, Polsek Cileungsi akan terus berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Bogor untuk mengembangkan kasus ini hingga tuntas.
“Kami imbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait pengoplosan gas. Tindakan seperti ini merugikan negara dan membahayakan nyawa,” pungkasnya.
Operasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Cileungsi dan Polres Bogor Polda Jabar dalam memberantas praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan membahayakan keselamatan publik.






