bogortraffic.com, BOGOR- Masyarakat Kampung Jelujur, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, berhasil mencetak sejarah dengan membawa produk kerajinan mereka menembus pasar internasional, tepatnya di New York, Amerika Serikat. Kesuksesan ini merupakan hasil dari kolaborasi, inovasi, dan semangat masyarakat Kampung Jelujur untuk berkembang bersama dan maju.
Kampung Jelujur lahir dari kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, melalui aparatur Kecamatan Bogor Barat dan Kelurahan Margajaya, dengan pengusaha, desainer, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang didukung penuh oleh masyarakat setempat.
Frida Aulia Indonesia dan Batik Neng Geulis, sebagai kolaborator utama, telah membawa berbagai kerajinan Kampung Jelujur untuk dijual langsung di New York, Amerika Serikat, dalam Indonesian Street Festival pada 24 Agustus 2024 yang diselenggarakan oleh KBRI Washington DC dan KJRI New York.
Frida Nursanti Aulia, pemilik Frida Aulia Indonesia dan Batik Neng Geulis, mengungkapkan bahwa ini bukan pertama kalinya produk dari Kampung Jelujur dipasarkan di luar negeri. “Pada Agustus kemarin, produk Kampung Jelujur yang dipasarkan itu ada aksesoris-aksesoris dan outer. Alhamdulillah, sambutannya sangat antusias dari masyarakat Amerika, dan produknya laku keras,” ujarnya kepada wartawan.
Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, menyatakan bahwa inisiatif Kampung Jelujur yang memanfaatkan potensi sumber daya lokal ini telah berhasil meningkatkan taraf hidup warga dengan mengangkat ekonomi keluarga dan membantu pemerintah menekan angka kemiskinan. “Tentunya, ini menumbuhkan minat usaha di kalangan masyarakat melalui pengembangan kreativitas, serta mendukung program pemerintah dalam melaksanakan agenda pembangunan nasional,” jelas Dudi.
Ia menambahkan, hasil kerajinan dari Kampung Jelujur berupa pakaian khas dan produk lainnya memiliki nilai jual tinggi, sehingga menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi warga.
Tokoh masyarakat setempat, Cucu Mujiati (49), yang akrab disapa Ibu Coey, menegaskan bahwa kolaborasi dan inovasi dalam membentuk Kampung Jelujur telah berdampak langsung pada perekonomian keluarga di Kelurahan Margajaya. “Saat ini, warga dari berbagai RW ikut memproduksi jelujur, yang kemudian dijadikan pakaian, outer, dan aksesoris di rumah produksi atau rumah kreasi,” pungkasnya.
Kesuksesan Kampung Jelujur menjadi bukti nyata bahwa dengan kolaborasi yang kuat dan inovasi, masyarakat lokal dapat bersaing di pasar global, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.






