bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen mempercepat penataan kawasan perkotaan, salah satunya di Jalan Merdeka, Bogor Tengah.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung mengecek pembangunan fasilitas pejalan kaki sekaligus memimpin operasi penertiban angkutan kota (angkot), Kamis (1/10/2026).
Jenal Mutaqin menyebut kawasan Jalan Merdeka sudah terlampau padat (crowded), dengan kondisi drainase dan trotoar yang rusak akibat tertutup lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).
“Sehingga hari ini adalah tindak lanjut, dan dari hasil pemantauan bahwa PUPR sudah melakukan pembangunan konstruksi pedestrian dan perbaikan drainase yang sudah hampir dangkal dan terisi sampah sangat penuh,” ungkap Jenal Mutaqin usai melakukan inspeksi.
Pembangunan fisik mencakup jalur pedestrian dan perbaikan drainase sepanjang 350 meter. Di samping itu, Pemkot Bogor mengedukasi para pedagang secara persuasif agar tidak lagi memakan hak pejalan kaki.
“Sambil mengedukasi kepada PKL untuk menghentikan aktivitas jualannya di atas trotoar. Yang sebetulnya di beberapa titik sudah punya toko, tapi masih maju,” ujarnya.
“Tempat-tempat yang sudah kita tata agar bersih dari PKL dan diupayakan pendekatan persuasif,” ucap Jenal Mutaqin.
Ia menegaskan agar para pemilik toko maupun pedagang bersedia membongkar sendiri bangunan yang menutupi akses publik.
“Boleh berjualan selama mengikuti peraturan. Selama mengikuti tata tertib dan menghormati fasilitas publik yang punya hak,” urainya.
Selain penataan ruang, Pemkot Bogor menargetkan pembersihan angkot tua yang melebihi batas usia operasional. Dari total 1.780 angkot, sebanyak 1.264 kendaraan telah dibekukan izinnya, sementara 516 unit sisanya ditargetkan rampung ditindak hingga akhir tahun.
Pemkot juga menjadwalkan operasi gabungan bersama Pemprov Jabar untuk menindak Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) tidak laik jalan.





