bogortraffic.com, BOGOR – Sekitar 450 peserta turut berpartisipasi dalam acara Gebyar Seni Budaya dan Olahraga Pencak Silat yang diselenggarakan di Kebun Raya Bogor (KRB), Kota Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (30/8/24). Acara yang diadakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan berbagai pelajar, klub, dan padepokan pencak silat dari seluruh Kota Bogor dan Jawa Barat.
Ketua IPSI Kota Bogor, Subono Widoyoko, menyatakan bahwa acara ini menampilkan empat kategori lomba, yaitu lomba antar pelajar se-Kota Bogor, lomba seni tradisi se-Jawa Barat, lomba seni Nayaga, dan lomba foto pencak silat.
“Pesertanya mayoritas adalah pelajar, meskipun mereka bisa mewakili klub, perguruan, atau padepokan. Yang terpenting adalah mereka masih berstatus pelajar,” jelas Subono.
Subono mengungkapkan harapannya agar acara ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul dalam dunia pencak silat, khususnya dalam persiapan Kota Bogor sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV pada tahun 2026.
“Karena di 2026 kami menjadi tuan rumah Porprov, sehingga kami butuh bibit-bibit pemula. Dengan dua tahun persiapan, kami berharap bisa memunculkan juara-juara baru,” tambahnya.
Selain itu, Direktur KebunRaya.id, Marga Anggrianto, turut menyatakan dukungannya terhadap acara tersebut. Ia menekankan bahwa Kebun Raya Bogor, sebagai pusat riset dan tumbuhan serta entitas sosial, berkomitmen untuk mendukung pengembangan seni budaya Indonesia, termasuk pencak silat.
“Kami berkolaborasi dengan IPSI untuk memajukan pencak silat, dan kami 100 persen mendukung acara ini. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjadikan Kebun Raya sebagai ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian PB IPSI, Benny G. Sumarsono, juga mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Seni Budaya dan Olahraga Pencak Silat di Bogor ini. Ia berharap bahwa setiap kabupaten, kota, atau provinsi dapat menyelenggarakan lebih banyak kegiatan serupa.
“Pencak silat adalah warisan budaya asli Indonesia. Melalui kegiatan seperti ini, kita membangun kecintaan sejak dini terhadap pencak silat, yang nantinya akan melahirkan atlet-atlet kebanggaan bangsa,” jelas Benny.
Dengan semangat yang kuat dari para peserta dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Gebyar Seni Budaya dan Olahraga Pencak Silat ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga perwujudan upaya untuk melestarikan dan memajukan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.






