Pemkot Bogor Buka Ruang Ekspresi bagi Pengamen di Taman Kota

Pengamen jalanan saat melakukan audiensi untuk mengisi sudut berkesenian di taman kota.

bogortraffic.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan ruang kreatif bagi para pengamen dan musisi jalanan untuk berekspresi di sejumlah taman kota sebagai bentuk pemberdayaan dan penghargaan terhadap seni jalanan.

Pada Rabu (23/4/2025), sejumlah pengamen mulai ditempatkan di titik-titik strategis taman kota seperti Taman Ekspresi, Taman Heulang, dan Alun-alun Kota Bogor. Mereka diberi kesempatan untuk menghibur pengunjung sekaligus mencari nafkah dengan lebih tertib dan aman.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Dian Herdiawan, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot dalam memberdayakan kelompok masyarakat yang kerap terpinggirkan.

“Pengamen adalah bagian dari warga yang memiliki potensi seni dan budaya. Dengan kemampuan olah vokal dan bermain alat musik, mereka bisa menjadi nilai tambah bagi taman kota, bukan sekadar penghias jalanan,” ujar Dian.

Menurutnya, kehadiran para pengamen di taman-taman kota akan memberikan warna baru sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan ruang publik.

“Tingkat kecintaan masyarakat juga akan bertambah dengan adanya sudut apresiasi seni. Ini penting agar kesenian bisa tumbuh berdampingan dengan ruang kota yang nyaman dan ramah,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, para pengamen akan berkolaborasi dengan dinas terkait untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan tidak mengganggu pengunjung. Pemerintah juga akan menjadwalkan waktu dan lokasi tampil agar lebih terorganisir.

Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah menyusun kalender event seni budaya yang melibatkan para pengamen dalam berbagai agenda yang digelar di taman kota.

“Kami ingin mereka tidak lagi berada di jalanan seperti di angkutan umum yang kerap menimbulkan keresahan. Dengan adanya ruang yang disiapkan, mereka bisa tampil dengan lebih layak dan mendapat apresiasi yang pantas,” kata Dian.

Program ini diharapkan tidak hanya menambah penghasilan para pengamen, tetapi juga memperkuat wajah Bogor sebagai kota yang ramah seni dan budaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan