Soal #KaburAjaDulu, AHY: Kebebasan Berekspresi 

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono

bogortraffic.com, BOGOR- Ketua Umum Partai Demokrat,Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan tanggapanya terhadap maraknya Tagar #kaburajadulu yang  sedang ramai di perbincangkan di sosial media saat ini.

AHY mengatakan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk mengekspresikan diri, sesuai dengan kebebasan berekspresi  yang telah di jamin oleh negara

Bacaan Lainnya

“Oh iya, setiap warga negara punya hak untuk mengekspresikan dirinya. Kita harus hormati setiap ekspresi warga negara, masyarakat, siapa pun, karena ini adalah negara yang menjamin hak atau kebebasan berekspresi atau bersuara,” ujar AHY.

AHY juga menyoroti bahwa kesempatan untuk berkarya terbuka luas, baik di dalam maupun di luar negeri. Menurutnya, patriotisme tidak hanya diukur dari keberadaan seseorang di dalam negeri, tetapi dari kontribusi yang bisa diberikan untuk Indonesia, di mana pun ia berada.

“Bagi saya, patriotisme itu berlaku luas. Jadi, di manapun ia berada, seseorang yang masih mencintai negerinya pasti dalam hati dan pikirannya ada untuk Indonesia. Ia akan selalu berpikir apa yang bisa dikontribusikan untuk Indonesia,” lanjutnya.

Menurut AHY, ilmu pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai penjuru dunia, dan pengalaman berharga dari luar negeri bisa memberikan manfaat bagi kemajuan Indonesia.

Oleh karena itu, ia menilai fenomena ini harus disikapi dengan bijak dan proporsional, sambil tetap memastikan bahwa Indonesia menjadi tempat yang nyaman untuk bekerja dan berkembang.

Selain itu AHY menegaskan bahwa pemerintah harus terus hadir dalam mencari solusi terbaik untuk berbagai tantangan bangsa. Namun, AHY juga mengingatkan agar masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang tidak konstruktif.

“Kita menghargai, kita saling menghormati. Itu pilihan yang baik dan rasional. Yang jelas, kita semua harus mewujudkan Indonesia yang nyaman untuk semua,” pungkasnya.

Tagar #KaburAjaDulu  muncul sebagai bentuk ekspresi masyarakat terhadap berbagai keadaan sosial dan ekonomi di Indonesi. Reaksi terhadap tagar ini pun beragam, dengan sebagian mendukung dan sebagian lainnya mengkritisi fenomena tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan