Menteri Ida Fauziyah Melantik Lima Pejabat Tinggi Pratama Kemnaker

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta (Foto: Dok. Kemnaker)

bogortraffic.com, BOGOR– Jabatan presiden akan diserahkan bulan Oktober nanti. Namun tak mengurangi tekad Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, terus membenahi kementerian yang dipimpinnya.

Kali ini melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan menyusul pelantikan pejabat tinggi belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Bertempat di ruang Tridarma Kemnaker, Jakarta, Jumat, ada lima pejabay tinggi yang dilantik. Yaitu Chairul Fadhly Harahap, sebelumnya Kepala Biro Humas, menjadi Sekretaris Ditjen Binwasnaker & K3.

Posisi Chairul diganti Sunardi Manampiar Sinaga yang sebelumnya Sesditjen Binwasnaker & K3.

Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung Sholahudin menyandang jabatan baru sebagai Direktur Bina Penyelenggara Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Ditjen Binalavotas yang sebelumnya ditempati oleh Muhammad Ali.

Sedangkan Muhammad Ali akan menempati jabatan baru sebagai Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Ditjen Binalavotas. Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi Herman Bija juga menempati pos baru sebagai Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung.

Ida Fauziyah mengatakan pejabat pimpinan tinggi pratama merupakan ujung tombak dalam merumuskan dan menentukan eksekusi kebijakan langsung secara teknis sehingga sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas Kemnaker serta kebijakan Menaker.

“Untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas tersebut, seorang pejabat pimpinan tinggi pratama harus memiliki kemampuan manajemen yang baik dalam menggerakkan pejabat dan pegawai yang berada di bawah kepemimpinannya. Baik itu pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, maupun pelaksana,”  katanya.

Kepada pejabat yang dilantik Ida Fauziyah meminta segera berkoordinasi dengan seluruh jajaran di unitnya masing-masing.

“Ciptakan inovasi-inovasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan serta carilah solusi terbaik untuk permasalahan yang ada, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan