Ubah Gunung Sampah Jadi Energi, Bupati Bogor: PSEL Galuga Momentum Bersejarah

Groundbreaking PSEL Bogor Raya 1, pada Kamis (17/9) di Kabupaten Bogor.

bogortraffic.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama pemerintah pusat dan TNI AD resmi memulai transformasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga menjadi kawasan pengelolaan sampah modern berbasis teknologi energi.

​Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 merupakan titik balik penting setelah TPA Galuga beroperasi selama 34 tahun sejak 1992.

Bacaan Lainnya

​“Ini adalah momentum bersejarah bagi Kabupaten Bogor. Setelah 34 tahun, hari ini kita mulai membangun pengelolaan sampah dengan teknologi modern di Galuga,” ujar Rudy.

​Rudy memaparkan bahwa PSEL Bogor Raya 1 dirancang memproses 1.500 hingga 2.000 ton sampah baru per hari menjadi listrik, sementara sampah lama yang telah membukit dialokasikan untuk diolah menjadi bahan bakar melalui fasilitas milik TNI AD.

​“Tidak mungkin satu teknologi menyelesaikan seluruh persoalan sampah. Karena itu, sampah baru kita olah melalui PSEL, sementara sampah lama yang sudah ada di Galuga juga kita dorong untuk diolah menjadi bahan bakar,” jelasnya.

​Meski fasilitas modern mulai dibangun, Rudy mengingatkan pentingnya konsistensi pemilahan sampah oleh masyarakat dari tingkat rumah tangga.

​“Pengelolaan dari hulu tetap harus dilakukan. Sampah yang dihasilkan masyarakat harus dikurangi dan dikelola sejak dari rumah, desa dan wilayah masing-masing,” katanya.

​Melalui integrasi teknologi hulu-hilir ini, Rudy menargetkan pemulihan ekosistem kawasan Galuga secara bertahap dalam kurun waktu satu hingga dua dekade mendatang.

​“Harapan kita, 10 sampai 15 tahun ke depan kawasan ini bisa berubah. Gunung sampah yang ada bisa berkurang, lingkungan kembali hijau, dan kawasan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan