bogortraffic.com, BOGOR— Band rock alternatif TEMPRA resmi membuka babak perkenalan mereka di belantika musik tanah air lewat single debut berjudul “INSOMNIA”.
Lagu ini hadir sebagai sebuah karya yang memotret frustrasi, kegelisahan, hingga kebingungan ketika pikiran tak kunjung berhenti bekerja di malam hari.
TEMPRA digawangi oleh formasi solid yang terdiri dari Asyefi (vokal/gitar), Ichiro (gitar), Angga (bass), dan Buggy (drum).
Dalam “INSOMNIA”, mereka meramu karakter rock yang keras namun tetap memberi ruang pada sentuhan blues dan pendekatan eksperimental, menghadirkan struktur lagu yang dinamis dan tidak lurus.
Narasi Tiga Bagian yang Kompleks
Secara naratif, “INSOMNIA” dibangun dalam tiga bagian yang membawa pendengar pada perjalanan emosional yang intens:
-
Bagian Pembuka: Tampil agresif dengan riff menekan dan drum padat, menggambarkan amarah yang muncul saat kepala terasa bising.
-
Bagian Tengah: Tensi melandai ke nuansa slow blues yang lebih muram dan mencekam, sebelum masuk ke bagian ketiga lewat koor yang lebih menenangkan seolah memberi sugesti untuk melepaskan.
-
Bagian Penutup: Ketenangan kembali dipatahkan oleh penutup yang kompleks sebagai simbol siklus insomnia yang berulang.
Kolaborasi dan Produksi Berkualitas
Dari sisi produksi, lagu ini melibatkan sejumlah kolaborator untuk memperkaya dimensi suaranya. Vokal latar diisi oleh Dita Tiara, Egi Virgiawan, dan Ichiro, serta vokal sketch oleh Elizabeth Putriestrya. Sementara itu, elemen synthesizer dan piano dimainkan oleh Boyi Tondo.
Proses rekaman dilakukan di Rintop Studio dengan Kandar sebagai recording engineer, sedangkan tahap mixing dan mastering ditangani oleh Iphe Topan.
Single “INSOMNIA” sudah tersedia di berbagai platform musik digital. Di Apple Music, rilisan ini tercatat meluncur pada 19 Desember 2025 dalam format single satu lagu berdurasi sekitar lima menit.
Kehadiran TEMPRA dengan warna musik yang berani ini diharapkan menjadi angin segar bagi para pencinta musik rock alternatif di Indonesia.





