Kadis PUPR Kota Bogor Siap Dukung Penanganan Kawasan Kumuh, Fokus di Bantaran Sungai

Kadis PUPR Bogor Juniarti Estiningsih siap tangani kawasan kumuh, fokus di bantaran sungai melalui kolaborasi dan program kampung tematik.

bogortraffic.com, BOGOR – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor yang baru dilantik, Juniarti Estiningsih, menegaskan komitmennya dalam membantu penanganan kawasan kumuh di Kota Bogor. Ia menyatakan siap menjalankan tugas sesuai kewenangan Dinas PUPR, khususnya untuk wilayah bantaran sungai.

“Karena hal tersebut juga ada pada tugas dan fungsi kami sebagai PUPR. Jadi saya akan mendukung penanganan kumuh di Kota Bogor,” ujar Esti—sapaan akrabnya—pada Jumat (4/7/2025).

Bacaan Lainnya

Esti menyebutkan akan menghadirkan sejumlah program terobosan, termasuk menjalin kolaborasi dengan komunitas aktivis sungai. Fokus utamanya adalah wilayah Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane yang melintasi Kota Bogor.

Ia menargetkan kehadiran Kampung Tematik sebagai bagian dari transformasi wilayah kumuh di bantaran sungai, sekaligus mendukung program pengelolaan lingkungan hidup dan sanitasi.

“Kami ingin mendorong hadirnya Kampung Tematik dan membuat sungai di Kota Bogor menjadi lebih bersih,” tambahnya.

Menurut data terbaru, terdapat 103 kawasan kumuh perkotaan di Kota Bogor yang membutuhkan penanganan. Sebanyak 3 kawasan akan diintervensi oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) melalui Program Gerobak Sae Pisan di tahun 2025.

Adapun ketiga kawasan tersebut meliputi:

  • Kelurahan Cibogor

  • Kelurahan Ciluar

  • Kelurahan Harjasari

Sisanya, sebanyak 101 kawasan, masih menanti intervensi lanjutan dari Pemerintah Kota Bogor.

Esti menegaskan bahwa Dinas PUPR Kota Bogor terbuka untuk menjalin kerja sama dengan masyarakat, komunitas, dan wilayah kumuh yang membutuhkan bantuan khususnya di daerah bantaran sungai.

“Kami sangat terbuka bagi masyarakat atau wilayah kumuh di bantaran sungai yang membutuhkan dukungan dari pihak kami,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan baru di Dinas PUPR, Pemerintah Kota Bogor optimistis penanganan kawasan kumuh akan lebih progresif. Dukungan program kolaboratif dan inisiatif kampung tematik menjadi strategi kunci dalam menciptakan lingkungan kota yang lebih layak, bersih, dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan