Emas Hitam Bogor Ekspor ke Taiwan: Kolaborasi Astra dan AEKI Majukan Kopi Arabika Cikoneng ke Pasar Internasional

Perusahaan Kopi Zhanhong Development Co.,Ltd asal Taiwan mengunjungi perkebunan kopi arabika Cikoneng, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok. VIVA)

bogortraffic.com, BOGOR – Setelah sukses merambah pasar Eropa, kopi arabika asal Kampung Cikoneng, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, kini mulai diekspor ke Taiwan. Dijuluki “emas hitam,” kopi ini merupakan hasil kerja keras petani lokal yang didampingi oleh Environmental and Social Responsibility (ESR) PT Astra Internasional Tbk melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA), serta fasilitasi dari Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) DKI Jakarta.

Pengurus AEKI Bidang Organization and Development, Bismo Abiyoso, mengungkapkan bahwa ekspor kopi arabika ke Taiwan merupakan prestasi bagi para petani di Kampung Cikoneng setelah sebelumnya sukses menembus pasar Turki dengan kopi robusta.

Bacaan Lainnya

“Melalui pengelolaan yang baik, produk unggulan desa dapat bertransformasi menjadi komoditas yang layak ekspor,” ujar Bismo, Jumat (25/10/2024).

Sejak 2023, Bismo dan tim AEKI bersama Astra telah membantu mengelola kebun kopi di Cikoneng, meningkatkan produktivitas dari 200 kg menjadi 600 kg per hektar. Keberhasilan ini, menurutnya, tak lepas dari peningkatan kapasitas SDM dan ekonomi mandiri yang digalakkan melalui program DSA Astra.

“Kami berharap kopi arabika Cikoneng dapat terus meningkatkan kualitas dan memperluas pemasaran ke negara lain,” kata Bismo.

Koordinator Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Reza Septian, mengungkapkan bahwa sebelum ekspor, pihak Zhanhong Development Co., Ltd. dari Taiwan melakukan inspeksi di kebun Cikoneng yang berada di ketinggian 1.300-1.500 meter di atas permukaan laut. Mereka menilai pengelolaan kopi di sana memenuhi standar ramah lingkungan, serta memiliki kualitas aroma dan cita rasa tinggi, seperti nuansa black tea, rendah keasaman, serta rasa rempah dan buah-buahan yang kuat.

Ekspor pertama kopi arabika Cikoneng ke Taiwan telah berhasil dilakukan pada Agustus 2024, dan panen berikutnya dijadwalkan pada Desember mendatang. Zhanhong Development Co., Ltd. akan menyalurkan kopi tersebut ke terminal distribusi di Hong Kong, Jepang, dan China, di mana harga kopi asal Cikoneng dipasarkan dengan nilai tinggi di atas 10 dolar per kilogram.

Reza juga menyebut bahwa keberhasilan ekspor ini menjadi pengakuan terhadap kualitas kopi arabika Cikoneng yang semakin diakui internasional. Program DSA Astra, kata Reza, menjadi stimulus penting bagi para petani di Kabupaten Bogor.

“Peran pendampingan yang dilakukan DSA Astra mampu meningkatkan produktivitas, menjamin pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para petani kopi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan