KPAID Kota Bogor Fokus pada Penanganan dan Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Ilustrasi siswa di Bogor. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, BOGOR – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor menyatakan komitmennya untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan di wilayahnya.

Ketua KPAID Kota Bogor, Dede Siti Amanah, menegaskan pentingnya penerapan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 46 tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan.

Bacaan Lainnya

“Kasus kekerasan di dunia pendidikan terus meningkat. Oleh karena itu, Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di seluruh sekolah harus dioptimalkan perannya, serta dibekali dengan pengetahuan dan keahlian yang memadai untuk menangani kasus kekerasan,” ujar Dede di Bogor, Sabtu (18/10/2024).

Selain mengandalkan peraturan pusat, KPAID Kota Bogor juga berharap agar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan (PPKLP) yang sedang dibahas DPRD Kota Bogor, segera disahkan.

“Raperda ini sangat penting untuk memperkuat perlindungan anak di satuan pendidikan. Kami berharap Raperda PPKLP segera menjadi Perda, agar tugas kami dalam perlindungan anak bisa lebih efektif,” jelasnya.

Dede mengungkapkan bahwa baru-baru ini KPAID Kota Bogor mendampingi mediasi atas kasus perundungan antar anak di salah satu SMP swasta di Kecamatan Bogor Selatan.

Menurutnya, ini merupakan bagian dari komitmen untuk menangani kasus-kasus kekerasan dengan prinsip mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

“Kami juga terus mengimbau penyelenggara pendidikan dan orang tua untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap anak-anak mereka,” tambahnya.

Sebagai langkah preventif, KPAID Kota Bogor secara rutin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.

Di awal tahun ini, KPAID juga memberikan Sertifikat ‘Pelopor Sekolah Tanpa Kekerasan’ kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan komitmen dalam memberantas kekerasan.

“Ini adalah upaya untuk mendorong sekolah-sekolah agar terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi anak-anak,” pungkas Dede.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan