Dibantai Man City 0-4, Ruang Ganti Liverpool Panas Jelang Lawan PSG

Liverpool dibantai Man City 0-4 di FA Cup.

bogortraffic.com, MANCHESTER – Awan mendung menggelayuti Anfield setelah Liverpool menelan kekalahan memilukan 0-4 dari Manchester City di ajang FA Cup.

Hasil minor ini menjadi pukulan telak yang memicu pertemuan darurat di ruang ganti pemain segera setelah peluit panjang dibunyikan di Etihad Stadium.

Bacaan Lainnya

Tekanan terhadap manajer Arne Slot kini berada di titik tertinggi menyusul performa The Reds yang dianggap tidak konsisten sepanjang musim.

Catatan 15 kekalahan di semua kompetisi musim ini bahkan menyamai rekor terburuk klub sejak era Brendan Rodgers pada musim 2014/2015.

Kapten tim, Virgil van Dijk, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada ribuan suporter yang memilih meninggalkan stadion lebih awal sebelum laga usai.

“Kami punya tanggung jawab untuk memperbaiki situasi ini, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk para pendukung,” ujar bek asal Belanda tersebut.

Van Dijk menyoroti penurunan mentalitas rekan-rekannya, terutama setelah gawang Liverpool dibobol empat kali dalam waktu singkat.

Ia mengindikasikan adanya penurunan semangat juang yang drastis di atas lapangan.

“Kami harus bercermin. Ada momen kami tampil baik, tetapi gagal mempertahankannya. Kami kalah dalam intensitas dan keinginan untuk menang,” katanya.

Bek senior ini juga mengungkapkan bahwa skuad telah melakukan diskusi terbuka di ruang ganti untuk mencari solusi instan guna menyelamatkan sisa musim yang semakin kritis.

Liverpool kini tidak punya banyak waktu untuk meratapi nasib. Tengah pekan ini, mereka sudah ditunggu oleh juara Eropa, Paris Saint-Germain (PSG), pada leg pertama perempat final Liga Champions. Kompetisi ini menjadi satu-satunya harapan terakhir bagi Mohamed Salah dkk untuk meraih trofi musim ini.

Selain itu, posisi mereka di peringkat kelima klasemen Liga Inggris juga belum aman untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

“Musim ini sangat berat secara mental. Kami mengecewakan diri sendiri, pelatih, dan fans. Tapi kami harus bangkit,” lanjut Van Dijk.

Menghadapi tim bertabur bintang seperti PSG, Van Dijk menuntut respons cepat dan performa yang luar biasa dari seluruh anggota tim jika tidak ingin musim mereka berakhir tanpa gelar.

“PSG sudah menunggu. Mereka tim yang lapar dan sangat kuat. Kami harus melakukan sesuatu yang spesial dalam beberapa pertandingan ke depan,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan