Dari Prancis ke Kudus, Langkah Nyata Pembinaan Timnas Putri U-17 Indonesia

Timnas Putri U-17 Indonesia.

bogortraffic.com, KUDUS — Pembinaan sepak bola putri usia muda Indonesia terus menunjukkan tren positif.

Setelah merampungkan pemusatan latihan (TC) di pusat sepak bola elite Clairefontaine, Prancis, Timnas Putri Indonesia U-17 kini berlaga di turnamen internasional Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus.

Bacaan Lainnya

​Srikandi Merdeka Cup 2026 berlangsung pada 14–23 Agustus 2026 dengan menghadirkan delapan tim dari tujuh negara Asia. Indonesia menurunkan dua wakil:

  • Garuda Pertiwi — Di bawah asuhan pelatih Timo Scheunemann.
  • Putri Nusantara — Di bawah arahan pelatih Takumi Taniguchi.

​Selain Indonesia, turnamen ini diikuti oleh enam negara Asia lainnya, yaitu Malaysia, Thailand, Singapura, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.

Ajang ini lahir atas kolaborasi PSSI dan Bakti Olahraga Djarum Foundation guna menyambung rantai pembinaan dari tingkat akar rumput (MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League) hingga panggung internasional.

​Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa kesetaraan dukungan untuk sepak bola putri menjadi fokus utama PSSI saat ini.

​”Hal ini membuktikan bahwa PSSI terus mendorong pengembangan timnas putri, baik di usia muda dan level timnas tanpa membedakan dengan para pemain putra. Dukungan PSSI hadir dalam bentuk pengalaman nyata di dalam dan luar negeri,” ungkap Erick Thohir di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

​Pemain Garuda Pertiwi, Ayla Dva Khala Ahisma, juga menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan berharga ini.

​“Rasanya bangga sekali bisa mendapat kesempatan mewakili Indonesia di turnamen internasional. Setelah berlatih di Clairefontaine, sekarang kami bisa bertanding di Kudus melawan negara-negara Asia. Pengalaman ini membuat kami ingin terus belajar, bekerja keras, dan membuktikan bahwa talenta muda Indonesia siap berkembang,” ujar Ayla.

​Pengalaman beruntun di Prancis dan Kudus diyakini menjadi pendorong utama kesiapan teknis, taktis, serta mentalitas para pemain muda Indonesia untuk bersaing di level internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan