bogortraffic.com, BOGOR – Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menegaskan pentingnya pengawasan internal untuk memastikan semua program kerja di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjalan dengan baik, terukur, dan sesuai perundangan yang berlaku.
Afriansyah Noor menyampaikan bahwa setiap jajaran Inspektorat Jenderal (Itjen) harus berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan sektor ketenagakerjaan yang maju dan berkelanjutan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dan peran Itjen.
“Guna mendukung keberhasilan program-program kerja Kemnaker, maka Itjen perlu kolaborasi dan sinergi bersama semua stakeholder,” kata Afriansyah Noor saat memberikan arahan dan menutup Raker Itjen Kemnaker 2024 di Kabupaten Bogor.
Ia menambahkan bahwa peningkatan pengawasan internal akan membantu Kemnaker mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan RI.
“Untuk mewujudkan hal tersebut, Itjen memiliki peran melakukan kegiatan penjaminan (quality assurance) dan memberikan konsultansi (consulting) serta saran kepada para mitra yang independen dan objektif,” ujarnya.
Menurut Afriansyah, dengan peran ini, auditor di Itjen harus profesional, memahami semua masalah, paham kondisi dan aturan, serta mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi. Termasuk di antaranya menerapkan teknik audit jarak jauh (remote audit) dan mengembangkan teknik serta metode pengawasan yang lebih tajam.
“Kegiatan pengawasan oleh Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) harus benar-benar menguji kebenaran material suatu bukti, tidak sekedar mereviu dokumen formal saja. Pengawasan juga harus memastikan efisiensi, efektivitas, dan ekonomis dalam penggunaan anggaran sesuai program yang diperuntukkan setiap tahunnya,” tambahnya.
Dengan pengawasan internal yang kuat dan efektif, Kemnaker berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.






