bogortraffic.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) berhasil meraih Predikat Leadership A – Advancing ESG Transparency Leadership dalam ajang Indonesia ESG Leadership Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Bumi Global Karbon (BGK) Foundation pada Rabu, (12/11) malam.
Ajang penghargaan tersebut menyoroti kepemimpinan dan transparansi perusahaan dalam penerapan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyampaikan, capaian ini merupakan cerminan atas komitmen implementasi ESG dalam operasional perusahaan.
“Dalam menjalankan bisnis kebandarudaraan, InJourney Airports melaksanakan pengelolaan di sisi lingkungan, sosial, dan tata kelola sebagai bukti komitmen dalam praktik bisnis berkelanjutan. InJourney Airports yang menjadi salah satu dari 64 perusahaan di Indonesia yang menerima apresiasi bergengsi ini, sangat berbangga, dan menjadi perhatian kami untuk meningkatkan komitmen dalam penerapan praktik bisnis berkelanjutan,” ujar Mohammad R. Pahlevi.
Penilaian dilaksanakan secara independen oleh BGK Foundation berdasarkan laporan berkelanjutan atau sustainability report tahun 2024 yang mengacu pada 33 faktor ESG, meliputi emisi gas rumah kaca, rasio pengupahan karyawan berdasarkan gender, pelaksanaan program CSR, hingga komitmen anti-korupsi.
Mohammad R. Pahlevi menambahkan bahwa transparansi menjadi kunci penting yang terus ditingkatkan perusahaan.
“Di dalam Laporan Keberlanjutan Perusahaan Tahun 2024, kami berkomitmen untuk mengungkap aspek ESG secara transparan, sehingga dapat mencerminkan tingkat keterbukaan, transparansi, dan tanggung jawab perusahaan terhadap risiko dan dampak usaha perusahaan terhadap lingkungan dan sosial. Kami berkomitmen untuk tetap meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan, dalam mendukung program Pemerintah menuju ekonomi hijau yang berdaya saing global,” lanjut Mohammad R. Pahlevi.
Penerapan ESG yang kuat ini menjadi sangat relevan di tengah kerja sama ekonomi Indonesia dengan Uni Eropa melalui IEU-CEPA dan kerja sama dengan Kanada melalui ICA-CEPA, di mana standar keberlanjutan internasional menjadi acuan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko InJourney Airports, Yanindya Bayu Wirawan, mengatakan penghargaan ini memberikan dampak positif di mata pemodal.
“Penghargaan yang kami terima ini sekaligus menjadi salah satu faktor yang sangat penting untuk meningkatkan reputasi positif perusahaan di mata potential investor, sehingga diharapkan akan menjadi indikator daya tarik bagi investor global yang mensyaratkan kepatuhan ESG dalam pendanaan,” kata Yanindya Bayu Wirawan.
Ia juga menegaskan bahwa komitmen transparansi dan praktik berkelanjutan ini sejalan dengan kebijakan regulator menuju praktik keuangan berkelanjutan (financial sustainability) dan penerapan ESG yang menyeluruh.






