Selamatkan Sawah Terdampak Kekeringan, Kementerian PU Operasikan 10 Unit Pompa di Karawang

Kementerian PU melalui BBWS Citarum operasikan 10 unit pompa selamatkan 300 hektare sawah terdampak kekeringan di Karawang.

bogortraffic.com, KARAWANG – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bergerak cepat menangani ancaman kekeringan yang melanda kawasan lumbung padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Sebanyak 10 unit pompa berkapasitas 5,5 HP diterjunkan untuk mengairi 300 hektare sawah terdampak di Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya.

Bacaan Lainnya

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya respons cepat terhadap pasokan air guna menjaga ketahanan pangan nasional di tengah perubahan iklim.

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” kata Menteri Dody.

Langkah pompanisasi dilakukan dengan membuat dam parit untuk menaikkan muka air Saluran Pembuang (SP) Wadas, yang kemudian didistribusikan melalui irigasi tanah sepanjang 1.387,48 meter ke lahan sawah warga.

Ketua Kelompok Tani Sekar Mulya, Marzuki, mengapresiasi penanganan tanggap darurat yang dihadirkan pemerintah di saat masa tanam berlangsung.

Selain penyiagaan unit pompa, BBWS Citarum juga melakukan normalisasi dan pengerukan Saluran Sekunder Sasak sepanjang 3.200 meter sejak 11 September 2026 demi mengoptimalkan aliran air ke 244 hektare lahan pertanian di empat kecamatan.

Masyarakat yang membutuhkan layanan tanggap kekeringan di kawasan kerja BBWS Citarum dapat menghubungi hotline Posko Bencana Kekeringan di nomor 0852-1800-5600 atau Call Center Kementerian PU 158 ext 4.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan