bogortraffic.com, BOGOR — Badan Gizi Nasional (BGN) bersama PT PLN (Persero) dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) resmi menyalurkan fasilitas Dapur 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lanud Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan fasilitas tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, yang diharapkan memberikan efek domino bagi peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Menurut saya, ini adalah salah satu bentuk TJSL yang sangat produktif, karena tidak hanya melaksanakan tugas sosial, tetapi juga turut membangun ekonomi daerah,” ujar Dadan, Senin (24/11/2025).
Melalui Program Gizi Keluarga Sehat, PLN melengkapi dapur tersebut dengan peralatan masak, perlengkapan pendukung, hingga kendaraan operasional untuk distribusi makanan bergizi setiap hari.
Selain itu, operasional dapur melibatkan 47 tenaga kerja lokal yang telah tersertifikasi untuk memastikan kualitas pengelolaan makanan.
Bangun Ekonomi Sirkular
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan dapur ini menjadi bagian dari ekosistem ekonomi sirkular melalui kolaborasi dengan petani, peternak, dan masyarakat pengelola sampah organik.
“PLN hadir bukan hanya untuk menerangi, tetapi juga menghidupkan. Mari kita rawat ekosistem ini bersama, agar program ini tidak berhenti di dapur semata, melainkan menjadi gerakan yang mampu menekan stunting, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat masa depan Indonesia,” tuturnya.
Ia berharap kolaborasi ini menjadi model keberlanjutan yang dapat diterapkan di daerah lain.
Ribuan Penerima Manfaat
Komandan Lanud Atang Sendjaja, Andy Ferdinand Picaulima, mengungkapkan bahwa sebelum diresmikan, dapur ini telah beroperasi satu bulan dan mendistribusikan lebih dari 3.900 porsi makanan bergizi per hari.
Penerima manfaatnya meliputi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.
“Angka ini merupakan bukti bahwa dapur ini tidak hanya sebuah bangunan, tetapi merupakan berkah bagi masyarakat yang ada. Kami belum berbicara tentang tenaga kerja di lingkungan ini yang sudah terserap,” ungkapnya.
Andy turut mengapresiasi kontribusi PLN untuk keberlanjutan program.
“Jadi, kami sangat bersyukur dengan keberadaan dapur MBG, serta bantuan yang sangat luar biasa dari pihak PLN. Kami dapat menjadi cahaya bagi masyarakat yang berada di sekitar kami,” pungkasnya.





