bogortraffic.com, RANSIKI – Pelajar di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, kini bisa melakukan pendaftaran Beasiswa Afirmasi dan Pendidikan (ADiK) lewat sekolah masing-masing. Para siswa tak perlu lagi selalu menempuh perjalanan ke kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga waktu dan ongkos bisa dihemat.
Inisiatif formulir daring yang digagas Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini mempermudah akses bagi siswa yang tinggal jauh dari pusat layanan pemerintah.
“Dengan adanya formulir digital ini, kami lebih mudah melakukan pendaftaran Beasiswa ADiK karena bisa mendapatkan bantuan dari guru di sekolah saat mengisi data dan menyiapkan dokumen. Kami juga tidak perlu selalu pergi ke kantor Dinas Pendidikan untuk mengurus pendaftaran awal, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan,” ujar Lionel Immanuel, siswa SMA Negeri 1 Ransiki (12/10/2026).
Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan menyambut positif terobosan digitalisasi ini guna menggenjot jumlah pendaftar beasiswa yang selama ini belum memenuhi target.
“Selama ini, jumlah pendaftar Beasiswa ADiK belum pernah memenuhi target yang ditetapkan. Kami berharap melalui sistem pendaftaran digital ini, informasi dan proses pendaftaran dapat menjangkau lebih banyak siswa sehingga target pendaftar dapat tercapai. Pada akhirnya, semakin banyak siswa yang memanfaatkan kesempatan beasiswa ini, semakin besar pula peluang untuk meningkatkan jumlah lulusan sarjana di Kabupaten Manokwari Selatan,” ujar Agus Mandacan, S.Pd., M.A., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari Selatan (12/10/2026).
Tim Ekspedisi Patriot ITS juga menyusun modul alur pendaftaran dan menggelar sosialisasi di dua sekolah kawasan Ransiki. Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto bahwa pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa Indonesia.
Program ini turut mendapat apresiasi dari Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Program Transmigrasi Patriot mampu mendorong lahirnya generasi muda berjiwa patriot yang siap membangun berbagai daerah. Saya mengapresiasi Menteri Transmigrasi beserta jajaran yang menghadirkan program strategis bagi pembangunan nasional berkeadilan,” ujar Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (17/05/2026).
Semangat menghadirkan manfaat yang berkelanjutan ini juga ditegaskan oleh Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.
“Transformasi transmigrasi hari ini bukan sekadar memindahkan penduduk, melainkan bagaimana memastikan kesejahteraan tumbuh di kawasan tersebut,” ujar Menteri Transmigrasi pada 27 April 2026.





