bogortraffic.com, KOTA BOGOR — Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Betlehem yang digelar di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Minggu (8/6/2025). Dalam sambutannya, Dedie menekankan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama dalam membangun Kota Bogor yang damai dan harmonis.
“GSJA Betlehem merupakan bagian tidak terpisahkan dari keluarga besar Kota Bogor. Karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak saling mengakui, menghargai, dan menjaga persatuan dalam semangat toleransi,” ujar Dedie di hadapan para jemaat yang hadir.
Wali Kota Bogor juga memberikan apresiasi kepada GSJA Betlehem atas kontribusinya dalam membina kerukunan umat beragama serta menjaga harmonisasi sosial di tengah keberagaman keyakinan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bogor, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-61 kepada GSJA Betlehem. Semoga terus menjadi tempat yang menebarkan kasih dan kedamaian bagi semua,” tambah Dedie.
Dedie turut menyinggung sejarah panjang Kota Bogor sebagai kota yang toleran. Ia menyatakan hingga kini tidak pernah terjadi konflik horizontal serius antarumat beragama, sebagai hasil dari budaya saling menghargai yang terus dijaga bersama.
Sementara itu, Ketua Badan Pelayanan GSJA Betlehem, Daniel Natanael, menyampaikan rasa syukur atas usia gereja yang telah mencapai lebih dari enam dekade.
“Perayaan ini bukan hanya momentum untuk bersyukur, tetapi juga ajang refleksi terhadap kontribusi gereja dalam kehidupan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menjadi berkat bagi semua, menjaga toleransi, dan mendukung pembangunan Kota Bogor,” ujar Daniel.
GSJA Betlehem yang telah berdiri sejak tahun 1964, dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial lintas agama dan menjadi bagian dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor.
Acara perayaan HUT ke-61 GSJA Betlehem berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan dihadiri para tokoh agama, jemaat, serta perwakilan lintas komunitas yang mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.






