Pemkab Bogor Gandeng Kadin untuk Revitalisasi Pendidikan Vokasi

Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Cibinong, Bogor. (Foto: Dok. Istimewa)

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat untuk merevitalisasi pendidikan vokasi demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi.

Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, menyatakan bahwa peningkatan kualitas SDM ini penting agar putra-putri asli daerah dapat bersaing di sektor industri, baik di bidang pekerja formal maupun non-formal.

Bacaan Lainnya

“Kadin Kabupaten Bogor memegang peranan penting dalam merevitalisasi pendidikan vokasi bagi masyarakat usia produktif di Bumi Tegar Beriman,” ujar Asmawa di Cibinong pada Sabtu (16/6/2024).

Asmawa menambahkan bahwa melalui revitalisasi pendidikan vokasi, diharapkan akan lahir SDM yang memiliki kualitas, kompetensi, dan kemampuan individu yang mumpuni, khususnya di sektor industri.

“Melalui revitalisasi pendidikan vokasi, kita akan mendorong lahirnya SDM di sektor industri atau pekerja non-formal dan formal yang memiliki kualitas kompetensi dan kemampuan secara individu,” jelasnya.

Saat ini, lapangan pekerjaan di Kabupaten Bogor, termasuk sektor non-formal, banyak didominasi oleh pekerja dari luar daerah. Menurut Asmawa, ini disebabkan kurangnya kompetensi warga lokal untuk bersaing.

“Kabupaten Bogor memiliki banyak industri, tetapi sangat miris bahwa pekerja lokal hanya sekitar 30 persen, sementara 70 persennya dari luar Bogor. Harapan kita, dengan revitalisasi pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi ini bisa terjembatani,” kata Asmawa.

Asmawa juga menekankan bahwa Kadin memiliki peran sentral dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar dapat bekerja di wilayahnya sendiri. Mereka yang telah mengikuti pendidikan vokasi akan mendapatkan sertifikat di bidang tertentu sehingga terkualifikasi untuk bekerja di sektor formal maupun non-formal.

“Nanti yang sudah mengikuti pendidikan vokasi akan mendapatkan sertifikat pada bidang tertentu sehingga terkualifikasi kemampuannya untuk bekerja baik di sektor formal maupun non-formal,” pungkasnya.

Revitalisasi pendidikan vokasi ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing SDM lokal, sehingga masyarakat Kabupaten Bogor dapat lebih berperan aktif dan produktif dalam memajukan daerahnya sendiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan