bogortraffic.com, PARUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Kecamatan Parung mengintensifkan normalisasi Saluran Sasak Sekunder Cogreg di Desa Cogreg, Kecamatan Parung. Langkah ini dilakukan guna menjaga fungsi drainase serta menjamin kelancaran aliran air di kawasan tersebut.
Camat Parung, Adhi Nugraha, menyampaikan bahwa peninjauan berkala terus dilakukan untuk memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan optimal tanpa hambatan berarti.
“Monitoring ini kami lakukan untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan normalisasi di lapangan. Saat ini progres terus berjalan, termasuk pada Saluran Sasak Sekunder Cogreg dan Saluran Inlet Setu Cogreg,” ujar Adhi.
Hingga Selasa (22/9/2026), pengerjaan Saluran Sasak Sekunder Cogreg sepanjang total 2 kilometer di wilayah Parung telah terealisasi sejauh 592 meter. Progres mencakup pembersihan area depan Sekolah Muhammadiyah hingga kawasan Perumahan Lembah Bukit Calincing (LBC).
“Pekerjaan sudah mencapai kawasan Perumahan Lembah Bukit Calincing atau LBC. Memang terdapat kendala teknis berupa kerusakan alat berat excavator, tetapi saat ini sedang dilakukan perbaikan agar pekerjaan dapat kembali dilanjutkan,” kata Adhi.
Selain saluran sekunder, normalisasi juga menyasar Saluran Irigasi Inlet Setu Cogreg sepanjang 350 meter. Dari target tersebut, sepanjang 300 meter telah berhasil dibersihkan secara manual oleh 26 pekerja lapangan.
Adhi menjelaskan bahwa pembersihan sisa 50 meter saluran inlet dikerjakan secara manual akibat keterbatasan akses alat berat di lokasi.
“Kami terus memonitor progresnya, termasuk pekerjaan yang dilakukan secara manual. Untuk ruas yang tersisa sekitar 50 meter, pekerjaan akan dilanjutkan dan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar enam hari,” jelasnya.





