Konsumsi Telur di Bulan Ramadan: Manfaat dan Batasan Menurut Pakar IPB

Telur

bogortraffic.com, BOGOR– Telur merupakan sumber protein hewani yang mudah ditemukan dan memiliki beragam olahan di berbagai negara.

Dengan datangnya bulan Ramadan 1446 H, konsumsi telur diprediksi akan meningkat seiring dengan kebutuhan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka.

Bacaan Lainnya

Namun, Pakar IPB University dari Fakultas Peternakan, Dr. Zakiah Wulandari, mengingatkan pentingnya memperhatikan batas konsumsi telur, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

“Mengonsumsi kuning telur dapat meningkatkan kolesterol jahat. Pada bagian kuning telur, kandungan kolesterol mencapai lima persen dari total lemak,” ujar Dr. Zakiah Wulandari pada Jumat (14/2/2025).

Dalam satu butir telur rata-rata terdapat 186 mg kolesterol, sedangkan rekomendasi asupan kolesterol harian berkisar antara 100-300 mg per hari. Bagi penderita hiperkolesterol, batas maksimal asupan kolesterol adalah 200 mg per hari. Kolesterol ini tidak hanya berasal dari telur, tetapi juga dari sumber pangan hewani lainnya.

Batas Konsumsi Telur untuk Kesehatan

Dr. Zakiah merekomendasikan batas konsumsi telur bagi beberapa kelompok masyarakat:

  • Penderita diabetes, penyakit kardiovaskular, dan tekanan darah tinggi: Maksimal dua butir telur per minggu. Jika ingin mengonsumsi lebih banyak, dianjurkan hanya mengonsumsi putih telurnya.
  • Individu sehat: Rekomendasi konsumsi telur dengan kuningnya adalah satu butir per hari, yang tidak akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Kandungan Gizi Telur

Dr. Zakiah menjelaskan kandungan gizi dalam telur berdasarkan bagian-bagiannya:

  • Putih telur (100 gram): 45 kkal, kadar air 88%, protein 11%, lemak 0,03%, karbohidrat 0,04%.
  • Kuning telur (100 gram): 353 kkal, kadar air 49%, protein 18%, lemak 29%, karbohidrat 0,2%.
  • Telur utuh (100 gram, putih dan kuning telur dicampur): 150 kkal, kadar air 75%, protein 12%, lemak 10%, karbohidrat 2%.

Dengan informasi ini, masyarakat diharapkan dapat mengatur konsumsi telur dengan bijak selama bulan Ramadan, guna menjaga kesehatan sekaligus mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan