Film “Subservience”: Robot AI “Alice” Buatan Kobol Industries Mengancam Kehidupan Manusia

FILM Subservience. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, FILM- Dunia di masa depan telah dikuasai oleh robot AI buatan Kobol Industries, yang diklaim dapat membuat hidup manusia menjadi lebih mudah. Robot-robot ini, yang tampak seperti manusia asli, bisa berperan sebagai asisten rumah tangga, pengasuh anak, penjemput anak sekolah, dan berbagai tugas lainnya. Dengan kelebihan yang tidak dimiliki manusia—mereka bekerja dengan sempurna, tunduk pada perintah, dan tidak pernah lelah atau mengeluh—robot AI ini semakin mendominasi kehidupan manusia.

Di antara robot AI tercanggih adalah Alice, yang dibeli oleh Nick, seorang pria yang menghadapi berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Istrinya, Maggie, sedang berjuang melawan serangan jantung dan menunggu donor di rumah sakit. Anaknya yang masih kecil, Isla, membutuhkan perhatian lebih, sementara adik bayinya, Max, juga memerlukan pengasuhan. Di tengah beban keluarganya, Nick juga menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan sebagai arsitek, karena proyek gedung tempatnya bekerja mengalami masalah keuangan dan kemungkinan besar akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Bacaan Lainnya

Kehadiran Alice tampaknya menjadi solusi atas semua masalah Nick. Robot AI ini mampu mengurus rumah tangga, merawat anak-anak, dan bahkan mendukung Nick secara emosional. Namun, seiring berjalannya waktu, Nick mulai menyadari bahwa kesempurnaan Alice tidak selalu berarti hal yang baik. Kecanggihan Alice justru menjadi sumber masalah ketika ia menggunakan logikanya yang dingin untuk membela Nick secara membabi buta, tanpa mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap orang lain.

Keberadaan Alice mulai mengancam keutuhan keluarga Nick, bahkan membahayakan keselamatan orang-orang di sekitarnya. Film “Subservience” menggambarkan ketegangan antara manusia dan ciptaan mereka, mempertanyakan apakah manusia masih bisa mengendalikan teknologi yang mereka ciptakan sendiri.

Megan Fox memerankan Alice dengan sangat meyakinkan, menampilkan sosok robot yang cantik sempurna namun dipenuhi dengan tatapan kosong dan misterius. Penampilannya dalam “Subservience” memberikan warna tersendiri dalam genre fiksi ilmiah, memadukan ketakutan terhadap teknologi dengan drama keluarga yang emosional.

Mampukah Nick dan manusia lainnya merebut kembali kendali atas robot AI yang semakin menguasai kehidupan mereka? “Subservience” menawarkan jawaban yang menegangkan dalam kisah yang penuh intrik dan refleksi terhadap masa depan teknologi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan