bogortraffic.com, FILM- Frida (Naomi Ackie) adalah seorang pelayan yang bermimpi hidup lebih baik. Ketika bekerja di gala yang diadakan oleh miliarder teknologi Slater King (Channing Tatum), dia melihat peluang untuk menjalani kehidupannya yang baru. Bersama sahabatnya Jess (Alia Shawkat), Frida berpura-pura menjadi tamu kelas atas dengan mengenakan gaun elegan. Namun, ketika dia tersandung dan membuat keributan, Frida justru menarik perhatian Slater dan kelompok elitnya.
Setelah malam penuh pesta, Slater menawarkan sesuatu yang tampak seperti kesempatan sekali seumur hidup: liburan ke pulau pribadinya. Tanpa ragu, Frida menerima tawaran tersebut, meskipun beberapa tanda peringatan mulai muncul di sekelilingnya. Pulau tersebut memberikan pengalaman yang tampak mewah dengan sampanye tanpa batas, makanan lezat, pelayan yang selalu diam, dan pakaian glamor setiap hari. Namun, semakin lama Frida berada di sana, semakin jelas bahwa ada sesuatu yang janggal.

Film ini, Blink Twice, menandai debut penyutradaraan Zoë Kravitz. Terinspirasi oleh peristiwa yang terjadi selama gerakan #MeToo, termasuk terbongkarnya skandal predator seksual seperti Harvey Weinstein dan Jeffrey Epstein, Kravitz membawa refleksi mendalam tentang dinamika kekuasaan antara laki-laki dan perempuan.
“Saya melihat dan mengalami banyak hal tentang kurangnya percakapan seputar relasi kekuasaan antara laki-laki dan perempuan,” kata Kravitz dalam sebuah wawancara.
Penonton akan diajak mengikuti kisah Frida yang awalnya menikmati surga di pulau milik Slater, tetapi akhirnya mulai merasakan berbagai petunjuk tentang sesuatu yang gelap dan mengganggu. Cerita ini mengeksplorasi bagaimana perempuan sering kali diharuskan untuk terus tersenyum, mengabaikan perasaan tidak nyaman, dan berpura-pura baik-baik saja dalam situasi yang penuh ketidakadilan dan kekerasan.
Dengan visual yang cerah dan atmosfer mewah, Kravitz berhasil menyisipkan elemen kengerian melalui detail audio dan narasi yang cerdas. Seiring dengan berbagai twist yang menghiasi jalan cerita, penonton akan terus berada di tepi kursi mereka. Salah satu simbol yang menarik perhatian adalah replika patung Michelangelo, Pietà, yang menampilkan Maria memangku tubuh Yesus. Meski hanya sebagai latar, patung ini menyiratkan makna mendalam tentang penderitaan dan pengorbanan yang relevan dengan tema film.
Blink Twice menggabungkan elemen misteri dan kritik sosial, menawarkan refleksi tajam tentang kekuasaan, eksploitasi, dan harapan palsu dalam hubungan laki-laki dan perempuan.





