Cetak Wirausaha Muda, Kemendag dan UNS Gelar Campuspreneur Expo 2026

Kemendag dan UNS gelar Campuspreneur Expo 2026 di Surakarta untuk cetak wirausaha muda

bogortraffic.com, SURAKARTAKementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi meluncurkan Program Campuspreneur melalui gelaran Campuspreneur Expo 2026.

Pameran yang berlangsung di Auditorium UNS, Surakarta, pada 1—2 April 2026 ini diikuti oleh 30 wirausahawan potensial dari kalangan mahasiswa sebagai langkah strategis menumbuhkan semangat wirausaha generasi muda.

Bacaan Lainnya

Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional, Johni Martha, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat fondasi usaha di dalam negeri sebelum merambah pasar global.

“Campuspreneur mendorong wirausaha muda atau startup untuk menguatkan pasar dalam negeri sebelum akhirnya ekspor. Hal ini didukung oleh perekonomian nasional yang tumbuh sekitar 52 persen dari konsumsi dalam negeri. Setelah kuat, akan didorong untuk masuk ke pasar ekspor. Hal ini penting agar Indonesia dapat mencapai target Indonesia Emas 2045,” ujar Johni Martha saat pembukaan acara, Rabu (1/4/2026).

Johni menekankan bahwa Campuspreneur bukan sekadar pelatihan konvensional, melainkan upaya sistematis membangun ekosistem komprehensif yang mencakup penguatan kapasitas, pendampingan, hingga perluasan akses pasar.

“Campuspreneur merupakan salah satu jawaban strategis atas tantangan-tantangan yang kita hadapi. Inisiatif ini tidak dirancang sebagai pelatihan kewirausahaan konvensional, melainkan sebuah upaya sistematis untuk membangun ekosistem yang komprehensif yang mencakup penguatan kapasitas, pendampingan usaha, hingga perluasan akses pasar,” tambah Johni.

Produk yang ditampilkan dalam eksibisi ini sangat beragam, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan tangan, hingga inovasi berbasis teknologi. Johni menilai hal ini mencerminkan kreativitas tinggi mahasiswa dalam mengembangkan usaha.

Dukungan Akademisi dan Antusiasme Mahasiswa

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Irwan Trinugroho, menyatakan dukungan penuh universitas terhadap program ini demi menambah jumlah wirausaha muda di Indonesia.

“Program ini sangat luar biasa dan harus kita sukseskan bersama. Kami akan mendukung sepenuhnya agar program ini sukses dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa serta pelaku UMKM,” kata Irwan.

Para peserta UMKM mahasiswa, seperti Adrita Ayu dengan produk paving blok limbah ampas tebu (Tescopave) dan Jasmine dari Arsadaya (peralatan dapur kayu), merespons positif kegiatan ini sebagai ajang jejaring dan peningkatan wawasan bisnis.

“Pada intinya, kami ingin memamerkan produk kami. Karena produk kami skalanya masih kecil, kami berharap bisa diperluas lagi. Selain itu, teman-teman juga bisa mengetahui inovasi ini dan diharapkan bisa diimplementasikan lebih luas lagi,” ujar Adrita Ayu.

Jasmine menambahkan bahwa pameran ini memberikan insight berharga mengenai strategi pemasaran dan penguatan merek.

“Banyak wawasan baru yang kami dapatkan terkait kualitas produk, penguatan brand, dan strategi pemasaran. Senang banget bisa bertemu banyak orang inspiratif dan mendapatkan pengalaman baru. Semoga Arsadaya bisa terus berkembang dan makin dikenal. Terima kasih untuk Kemendag dan Campuspreneur,” tutur Jasmine.

Senada dengan itu, Marsha dari Pramana Craft Magelang melihat kegiatan ini sebagai sarana mengasah kemampuan negosiasi business to business (B2B).

“Sebagai UMKM yang masih merangkak, saya ingin menambah pengalaman supaya untuk penjualan, pitching, atau negosiasi business to business bisa lebih baik lagi. Tema acaranya sangat oke karena bisa menambah ilmu yang menurut saya sangat bermanfaat bagi UMKM,” pungkas Marsha.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan