Pasar Tumpah Jalan Merdeka Diresahkan Warga, Pemkot Bogor Siapkan Relokasi

Pemkot Bogor akan menindaklanjuti keluhan warga terkair pasar tumpah di Jalan Merdeka, Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok.Ist)

bogortraffic.com, BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merespons keluhan warga terkait keberadaan pasar tumpah di Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kota Bogor yang menyebabkan kemacetan, tumpukan sampah, serta dugaan aksi premanisme. Penjabat (Pj.) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun rencana jangka pendek untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan merelokasi mereka ke Pasar Mawar.

“Kami imbau untuk relokasi dan akan tertibkan melalui Satpol PP yang berkoordinasi dengan aparat keamanan. Rencana relokasi ini sudah dibahas dengan forkopimda, terutama terkait aspek keamanan,” ujar Hery di Kota Bogor, Sabtu (14/09/2024).

Bacaan Lainnya

Hery menjelaskan bahwa rencana relokasi ini bukan hal baru, dan beberapa PKL sebenarnya sudah sempat pindah ke Pasar Mawar. Namun, beberapa di antaranya kembali berjualan di lokasi lama karena alasan nonteknis.

“Kami akan menertibkan mereka lagi dan memastikan relokasi berjalan dengan baik,” katanya.

Untuk jangka menengah, Pemkot Bogor juga tengah mengkaji pembuatan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang memberi kewenangan kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk mengelola, menertibkan, dan melakukan pembinaan di sekitar pasar.

Seorang warga sekitar, Boy, mengeluhkan dampak negatif dari pasar tumpah tersebut, terutama kemacetan yang terjadi mulai pukul 21.00 hingga 07.00 WIB, serta bau tak sedap dari tumpukan sampah.

“Kemacetan sudah jadi hal biasa. Sampah juga menumpuk, menimbulkan aroma tak sedap,” ujar Boy.

Boy menambahkan bahwa sebagian pedagang bersedia direlokasi, tetapi merasa takut karena mendapat intimidasi dari organisasi masyarakat (ormas) yang juga mengintimidasi warga.

“Kami berharap Pemkot Bogor berani menindak tegas masalah ini, termasuk aksi premanisme,” tambahnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan