bogortraffic.com, KOTA BOGOR- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DinKopUKMDagin) terus mendukung pengembangan pelaku UMKM dengan menyelenggarakan Pelatihan Pemberdayaan UMKM. Kegiatan ini bertujuan agar UMKM di Kota Bogor dapat naik kelas dan berkembang lebih baik.
Anggota DPRD Kota Bogor, Akhmad Saiful Bahkri (ASB), mengungkapkan pentingnya perhatian khusus terhadap UMKM, merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang pemberdayaan, pengembangan, dan perlindungan koperasi dan usaha mikro. Menurut ASB, upaya pemerintah selama ini seperti bantuan modal masih belum cukup untuk mendorong UMKM menuju tingkat yang lebih tinggi.
“Perhatian yang diberikan oleh pemerintah, seperti bantuan modal, belum cukup untuk menumbuhkan dan meningkatkan UMKM ke level berikutnya,” jelas ASB pada Sabtu (14/9/2024).
ASB juga menyoroti dominasi pelaku UMKM di sektor kuliner. Ia menyarankan bahwa pembangunan sentra kuliner di setiap kelurahan dan kecamatan sangat diperlukan. Sentra kuliner ini tidak hanya akan menjadi tempat strategis bagi pelaku UMKM, tetapi juga memberikan kepastian lapak bagi para pedagang tanpa harus terlibat masalah perizinan wilayah.
“Dengan adanya sentra kuliner di setiap kelurahan dan kecamatan, produk unggulan dari masing-masing wilayah bisa dijual dengan bebas. Selain itu, pedagang akan mendapat kepastian tempat berdagang tanpa khawatir masalah perizinan,” tambahnya.
Langkah ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memberikan peluang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan produk unggulan lokal.
Pemkot Bogor berharap, dengan berbagai pendampingan dan program pemberdayaan yang terus berjalan, UMKM di Kota Bogor akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.





