bogortraffic.com, BOGOR – Kota Bogor berhasil meraih peringkat pertama dalam kategori Pariwisata Ramah Muslim atau Moslem Friendly Tourism di Provinsi Jawa Barat. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi warga Kota Bogor, yang meskipun mayoritas beragama Islam, tetap menjaga keberagaman dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Iceu Pujiati, menjelaskan bahwa prestasi ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat dan berbagai pihak yang telah lama menanamkan budaya toleransi antarumat beragama di Kota Bogor.
“Keberagaman agama, suku, dan budaya yang ada di Bogor tidak pernah menimbulkan konflik terkait isu SARA, dan ini menjadi salah satu indikator penilaian untuk pariwisata ramah muslim di Jawa Barat,” ungkap Iceu pada Minggu (1/9/2024).
Menurut Iceu, sejumlah upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor untuk mendukung pariwisata ramah muslim. Di antaranya adalah penerapan sertifikasi halal untuk Rumah Potong Hewan (RPH), restoran, dan kafe, serta kebijakan ramah muslim di sektor perhotelan.
“Restoran dan hotel-hotel di Bogor sudah banyak yang bersertifikasi halal. Hotel-hotel juga telah menerapkan kebijakan ramah muslim, seperti menyediakan mushola dan memastikan tamu yang menginap telah menikah dengan menunjukkan buku nikah,” jelasnya.
Iceu menambahkan, sebagai kota yang mengandalkan sektor jasa dan pariwisata, Kota Bogor terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Hujan dan berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan peringkat pertama ini, Kota Bogor diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan pariwisata ramah muslim yang inklusif dan berkelanjutan.





