bogortraffic.com, BOGOR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat akan mengguyur sejumlah wilayah di Jabodetabek pada Selasa, 11 Maret 2025.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca buruk yang dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.
Dalam unggahan di akun Instagram resminya, BMKG menyebut bahwa hujan dengan intensitas lebat telah terjadi di Kabupaten Bogor sejak 10 Maret.
Sementara itu, pada 11 Maret, hujan lebat diperkirakan akan meluas hingga ke Jakarta Timur, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor.
BMKG menegaskan bahwa setelah dua hari tersebut, hujan di Jabodetabek diperkirakan hanya terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang tanpa adanya indikasi hujan lebat yang berkelanjutan sepanjang pekan ini.
Puncak Cuaca Ekstrem Diperkirakan Terjadi 11 Maret
Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan bahwa puncak cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek diprediksi terjadi pada 11 Maret dan kemungkinan berlanjut hingga akhir Dasarian II Maret.
“Karena fenomenanya masih akan berlanjut meskipun akan mengalami penurunan sebentar, namun kemudian nampaknya puncaknya di tanggal 11 [Maret]. Jadi berangsur-angsur meningkat lagi, sehingga kemungkinan akan ekstrem lagi,” ujar Dwikorita dalam konferensi pers pada Selasa (4/3).
Namun, Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhan meluruskan bahwa BMKG belum mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem. Ia menjelaskan bahwa pernyataan Dwikorita lebih mengacu pada potensi hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi di Jabodetabek, bukan ancaman cuaca ekstrem.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan selalu memantau informasi terbaru mengenai perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Selain itu, warga di daerah rawan banjir diharapkan bersiap menghadapi potensi genangan akibat curah hujan tinggi.






