bogortraffic.com, BOGOR – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor pada Sabtu malam, 5 Juli 2025, memicu terjadinya 12 bencana alam yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan data resmi dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, bencana tersebut terdiri dari 9 titik tanah longsor dan 3 titik banjir yang menyebabkan gangguan signifikan pada aktivitas warga.
Daftar Lokasi Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Bogor:
-
Kampung Babakan Raya RT 02/01, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga
-
Kampung Pasar Rebo Citaville RT 03/07, Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea
-
Kampung Kabandungan RT 01/04 dan Kampung Ciomas RT 01/06, Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari
-
Kampung Kandang RT 02/05, Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang
-
Kampung Cibatok RT 01/08, Desa Cibatok 1, Kecamatan Cibungbulang
-
Kampung Jalan Cagak RT 04/01, Desa Kalong 1, Kecamatan Leuwisadeng
-
Kampung Ciletuh RT 04/01, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung
-
Kampung Rawasedek RT 01/04, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung
-
Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua
Lokasi Bencana Banjir di Kabupaten Bogor:
-
Kampung Paku RT 02/04, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng
-
Kampung Bubulak RT 03/09, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas
-
Kampung Kabandungan RT 01, 02/02 dan RT 03/03, serta Kampung Kebonjati RT 05/01, Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari
Hingga berita ini ditulis, sejumlah aparat dan relawan dari PMI, BPBD, serta TNI-Polri telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi, pendataan kerusakan, serta penyaluran logistik darurat di lokasi-lokasi terdampak.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah mengaktifkan posko darurat bencana di beberapa wilayah kritis dan terus memantau potensi bencana susulan seiring intensitas hujan yang masih tinggi.
Warga Kabupaten Bogor diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah perbukitan dan daerah aliran sungai yang rawan longsor dan banjir. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor ke layanan darurat 112 atau pihak desa setempat apabila melihat tanda-tanda bencana.





