bogortraffic.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru 2026/2027).
Kesiapan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi nasional. Menhub Dudy menekankan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Nataru.
“Natal dan Tahun Baru adalah waktu yang berarti bagi banyak keluarga. Mereka memercayakan keselamatan perjalanannya kepada kita. Kepercayaan itu harus dijawab dengan persiapan yang sungguh-sungguh. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Nataru,” ujar Menhub Dudy dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Senin (2/11/2026) di Kantor Kemenhub, Jakarta.
Menhub Dudy membeberkan enam faktor utama yang wajib diperhatikan oleh operator transportasi, mulai dari ramp check armada, kesiapan petugas, kepastian kapasitas, pemantauan cuaca ekstrem, penanganan darurat, hingga pelayanan yang transparan dan manusiawi.
“Kita membutuhkan keselamatan dan keamanan, sinergi dan kolaborasi, perhatian terhadap detail, serta kesiapan menghadapi ketidakpastian. Rutinitas tahunan tidak boleh membuat kita lengah. Rambu yang tertutup, alat keselamatan yang tidak berfungsi, atau informasi yang terlambat harus segera diperbaiki,” kata Menhub Dudy.
Guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan potensi bencana, Kemenhub menjalin kolaborasi dengan BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah. Kemenhub juga akan mendirikan Posko Terpadu Angkutan Nataru 2026/2027 mulai 18 Desember 2026 hingga 6 Januari 2027.
“Saya meminta setiap pimpinan operator menyiapkan rencana operasi Nataru yang memuat kesiapan armada dan awak, pengendalian risiko, penanganan kepadatan, serta rencana kedaruratan. Kepada jajaran Kementerian Perhubungan, lakukan pengawasan secara konsisten dan objektif. Pastikan setiap temuan diselesaikan,” sebut Menhub Dudy.
Menhub mengajak seluruh pihak terkait untuk bekerja sama penuh demi memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat sepanjang musim libur Nataru.
“Keberhasilan Nataru, kita ukur dari keselamatan masyarakat dan mutu pelayanan yang masyarakat rasakan sejak berangkat hingga kembali ke rumah. Di balik setiap tiket terdapat seseorang yang ditunggu keluarganya. Itulah tanggung jawab yang kita emban bersama,” tutur Menhub Dudy.





