bogortraffic.com, JAKARTA – Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, akan mengadakan konsistori pada 8 Desember 2024 untuk mengangkat kardinal baru. Salah satu tokoh yang akan diangkat adalah Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur. Konsistori tersebut akan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh dunia dan diadakan sebelum pembukaan Yubileum Harapan 2025, serta setelah berakhirnya Sesi Kedua Sinode Sinodalitas di Vatikan.
Dilansir dari Vatican News, Senin (7/10/24), konsistori ini melanjutkan tradisi Paus Fransiskus yang menekankan pentingnya keberagaman dalam Gereja Katolik. Paus mengingatkan bahwa para kardinal yang terpilih mencerminkan universalitas gereja.
“Asal-usul mereka mengekspresikan universalitas gereja, yang terus mewartakan kasih Tuhan yang penuh belas kasihan kepada semua orang di bumi,” ujar Paus Fransiskus.
Mgr Paskalis Bruno Syukur adalah salah satu dari 21 orang yang ditunjuk menjadi kardinal baru. Ia lahir di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 17 Mei 1962, dan merupakan anggota Ordo Saudara Hina Dina Fransiskan (OFM). Ia pernah belajar filsafat di STF Driyarkara, Jakarta, dan menjadi Uskup Bogor sejak 2013.
Dengan adanya pengangkatan kardinal baru ini, Dewan Kardinal akan bertambah menjadi 256 anggota, di mana 141 di antaranya adalah kardinal pemilih. Paus Fransiskus juga meminta agar umat Katolik di seluruh dunia mendoakan para kardinal baru tersebut, agar mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh kesetiaan dan belas kasihan.
Berikut ini adalah daftar para kardinal baru yang akan dilantik dalam konsistori mendatang:
- Mgr Angelo Acerbi (Nuncio Apostolik)
- Mgr Carlos Gustavo Castillo Mattasoglio (Uskup Agung Lima, Peru)
- Mgr Vicente Bokalic Iglic C.M. (Uskup Agung Santiago del Estero, Argentina)
- Mgr Luis Gerardo Cabrera Herrera, O.F.M. (Uskup Agung Guayaquil, Ekuador)
- Mgr Fernando Natalio Chomali Garib (Uskup Agung Santiago de Chile, Chile)
- Mgr Tarcisio Isao Kikuchi S.V.D. (Uskup Agung Tokyo, Jepang)
- Mgr Pablo Virgilio Siongco David (Uskup Kalookan, Filipina)
- Mgr Ladislav Nemet, S.V.D. (Uskup Agung Beograd-Smederevo, Serbia)
- Mgr Jaime Spengler, O.F.M. (Uskup Agung Porto Alegre, Brasil)
- Mgr Ignace Bessi Dogbo (Uskup Agung Abidjan, Pantai Gading)
- Mgr Jean-Paul Vesco, O.P. (Uskup Agung Alger, Aljazair)
- Mgr Paskalis Bruno Syukur, O.F.M. (Uskup Bogor, Indonesia)
- Mgr Dominique Joseph Mathieu, O.F.M. Conv. (Uskup Agung Teheran Ispahan, Iran)
- Mgr Roberto Repole (Uskup Agung Turin, Italia)
- Mgr Baldassare Reina (Uskup Pembantu Roma)
- Mgr Francis Leo (Uskup Agung Toronto, Kanada)
- Mgr Rolandas Makrickas (Imam Besar Koajutor Basilika Kepausan St. Mary Major)
- Mgr Mykola Bychok CSR (Uskup Eparki Santo Petrus dan Paulus dari Melbourne dan Ukraina)
- R.P. Timothy Peter Joseph Radcliffe, OP (Teolog)
- R.P. Fabio Baggio, C.S. (Wakil Sekretaris Departemen untuk Layanan Pengembangan Manusia Integral)
- Mgr George Jacob Koovakad (Pejabat Sekretaris Negara)
Dengan pengangkatan Mgr Paskalis, Indonesia kembali memiliki wakil di Dewan Kardinal, sebuah prestasi yang sangat membanggakan bagi umat Katolik di tanah air.






