Kemenag dan 76 Penyedia Katering Haji Teken Pakta Integritas untuk Layanan Terbaik

Rapat antara Kementerian Agama dan Syarikah di Arab Saudi.

bogortraffic.com, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) bersama 76 pemilik dapur penyedia katering jamaah calon haji Indonesia menandatangani Pakta Integritas sebagai komitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi jamaah pada musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan terobosan baru dalam penyelenggaraan haji, guna memastikan kualitas layanan katering tetap terjaga.

Bacaan Lainnya

“Kami baru saja mengikuti acara penandatanganan Pakta Integritas dengan seluruh syarikah (perusahaan) yang akan melayani katering jamaah calon haji Indonesia,” ujar Hilman dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/3).

Dua Tahap Penandatanganan di Madinah dan Makkah

Penandatanganan Pakta Integritas ini dilakukan dalam dua tahap:

  1. Tahap pertama melibatkan 21 pemilik dapur katering di Madinah.
  2. Tahap kedua dilakukan oleh 55 pemilik dapur katering di Makkah.

Melalui Pakta Integritas ini, Kemenag meminta seluruh syarikah penyedia katering untuk selalu mengutamakan kepentingan jamaah haji Indonesia. Selain itu, mereka dituntut untuk tidak hanya bersaing dalam memberikan layanan terbaik, tetapi juga bersinergi dan menghindari persaingan yang tidak sehat.

“Kita meminta komitmen terbaik dari seluruh syarikah untuk bersungguh-sungguh, dengan komitmen yang kuat karena mereka diberikan amanah untuk melayani jemaah haji Indonesia,” kata Hilman.

Langkah Baru untuk Peningkatan Kualitas Layanan Haji

Penandatanganan Pakta Integritas ini merupakan pertama kalinya dilakukan dalam penyelenggaraan haji, menggantikan sistem sebelumnya yang hanya berbasis kontrak kerja sama. Dengan adanya pakta ini, diharapkan setiap penyedia katering dapat lebih bertanggung jawab dalam menjaga kualitas makanan, kebersihan, serta ketepatan waktu distribusi bagi jamaah haji Indonesia.

Pada musim haji 1446 H/2025 M, Indonesia mendapat kuota sebanyak 221.000 jamaah, yang terdiri dari:

  • 203.320 kuota untuk haji reguler
  • 17.680 kuota untuk haji khusus

Jamaah calon haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025. Sehari setelahnya, pemberangkatan bertahap ke Tanah Suci akan dimulai dari embarkasi masing-masing.

Dengan langkah ini, diharapkan penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan lebih baik, khususnya dalam aspek pelayanan konsumsi bagi jamaah Indonesia di Tanah Suci.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan