bogortraffic.com, BALI- PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), sebagai bagian dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), mengimplementasikan program Food Waste Management di The Meru Sanur sebagai langkah awal dalam pengelolaan limbah makanan yang berkelanjutan di unit hotelnya.
Program ini bekerja sama dengan Magi Farm, yang mengolah sampah makanan menggunakan teknologi biokonversi dengan maggot black soldier fly. Limbah makanan dari operasional hotel diubah menjadi pangan maggot dan pupuk organik, yang kemudian digunakan untuk penghijauan di kawasan The Sanur.
Melalui inisiatif ini, InJourney Hospitality berharap dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA serta menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih ramah lingkungan. Program serupa akan diperluas ke berbagai unit hotel lainnya untuk mendukung praktik keberlanjutan di sektor perhotelan.
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menerapkan praktik bisnis berkelanjutan. Menurutnya, Food Waste Management adalah langkah konkret menuju operasional hotel yang lebih hijau dan berdampak positif bagi lingkungan.
CEO Magi Farm, I Putu Soma Rolandwika, menyatakan bahwa kerja sama ini membuktikan bahwa sampah makanan dapat diolah menjadi sumber daya yang bermanfaat. Ia berharap pendekatan ini bisa menjadi solusi dalam mengatasi tantangan lingkungan dan menciptakan peluang keberlanjutan.
Selain itu, InJourney Hospitality juga menjalankan program InJourney Green dengan penanaman pohon di Etnobotanical Garden The Sanur, sebagai bagian dari komitmen mencapai Net Zero Emission 2060. Kegiatan ini melibatkan Direksi, Dewan Komisaris, dan General Manager dari berbagai unit hotel di bawah naungan InJourney Hospitality.
InJourney Hospitality berkomitmen untuk terus mengembangkan konsep green environment dan sustainable tourism dalam operasionalnya. Melalui program-program ini, perusahaan berupaya menjadi pelopor praktik bisnis berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi sosial, ekonomi, dan lingkungan.





