bogortraffic com, BEKASI – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mengoperasikan tiga unit pompa untuk mengatasi keterbatasan pasokan air persawahan di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Langkah ini diambil guna menyelamatkan sekitar 600 hektare lahan pertanian terdampak agar petani dapat melanjutkan musim tanam.
Penanganan darurat tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Menteri PU Dody Hanggodo setelah meninjau kondisi kekeringan di lapangan.
“Saya ingin memastikan laporan yang disampaikan teman-teman sumber daya air benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Dari laporan, semuanya terlihat baik, tetapi ketika saya turun langsung, ternyata masih ada titik-titik kekeringan. Sejak awal tahun saya sudah mengingatkan agar ketersediaan air untuk sawah dijaga,” kata Menteri Dody.
Plt. Kepala BBWS Citarum Abdul Ghoni Majdi menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat memberikan penanganan teknis di lokasi.
“Penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat dan konkret,” ujar Abdul.
Selain pengoperasian pompa dari SP Kiwing, pasokan air turut diambil dari Sungai Citarum menggunakan mobile pump berkapasitas 500 liter per detik (lps) serta tambahan dua unit mobile pump 80 lps bantuan dari BBWS Cilicis.
Guna mempercepat aduan warga, BBWS Citarum membuka Posko Bencana Kekeringan dan Hotline Layanan di nomor 0821-2117-5600 serta Posko di 0852-1800-5600.





