Terbagi Menjadi 20 Area, Pemkab Bogor Lanjutkan Penataan Kawasan Jalan Bomang

Pemkab Bogor terus matangkan penataan kawasan lahan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) yang terbagi dalam 20 area terpadu.

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakulan penataan kawasan lahan di sepanjang Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), Kabupaten Bogor secara bertahap dengan melibatkan berbagai perangkat daerah.

Setiap zona dimanfaatkan sesuai dengan fungsi dan peruntukannya untuk mendukung pengembangan wilayah secara terpadu.

Bacaan Lainnya

​Koordinator Ketahanan Pangan Bomang, Kapten Inf. Wawan, mengungkapkan bahwa penataan kawasan Bomang terbagi menjadi 20 area dari kawasan lampu merah Jampang hingga melewati perlintasan rel kereta api.

​“Jadi semuanya ada 20 area. Area 1 dimulai dari lampu merah Jampang dan berakhir di Area 20 setelah rel. Namun, Area 20 tidak memungkinkan untuk pertanian karena terlalu dekat dengan hutan kota. Jadi, area tersebut akan menjadi bagian dari hutan kota,” ujar Kapten Inf. Wawan, Senin (29/9/2026).

​Porsi lahan terbesar dialokasikan untuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) guna pengembangan sektor pertanian. Sementara dinas lain, seperti Dinas Perikanan telah menyiapkan fasilitas bioflok, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengelola area pembibitan/hutan kota, Dinas Perhubungan memasang rambu lalu lintas, serta Dispora menata Area 5 dan Area 6 untuk fasilitas olahraga.

​“Untuk dinas-dinas lain, mereka menempati porsi lahan masing-masing, sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan lahan masing-masing. Untuk pertanian memang fokusnya Distanhorbun,” jelasnya.

​Proses pengerjaan fisik di lapangan turut mendapat dukungan alat berat berupa ekskavator dan traktor untuk mempercepat pembukaan lahan. Kendati demikian, penataan tanah tetap memperhatikan struktur dan kontur alami demi keselamatan konstruksi.

​“Kalau seluruhnya diratakan, otomatis akan berpengaruh terhadap kontur jalan. Maka dibiarkan mengikuti posisi tanah sebagai penahan jalan dan tebing,” jelas Kapten Wawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan