bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor, Yantie Rachim, bersama unsur pimpinan organisasi persatuan dan ikatan istri Forkopimda Kota Bogor mengunjungi penyintas kanker payudara di RT 02/RW 21, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Senin (19/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Kanker Payudara Sedunia Tingkat Kota Bogor Tahun 2026. Kegiatan diawali dengan apel di Plaza Balai Kota Bogor yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.
Dalam kegiatan tersebut, enam kelompok diterjunkan ke wilayah kecamatan di Kota Bogor untuk mencari dan mengunjungi penyintas kanker payudara, sementara tiga kelompok lainnya bergerak di Alun-Alun Kota Bogor, Stasiun Bogor, dan pool Damri.
“Hari ini setelah Apel Hari Kanker Payudara Sedunia, kami terdiri dari enam grup ditambah tiga, bersama-sama turun ke wilayah kecamatan untuk mencari dan mengunjungi pasien penyintas kanker payudara. Untuk tiga grup lainnya melakukan kunjungan ke ruang publik,” kata Yantie Rachim di Kelurahan Katulampa.
Yantie Rachim meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, puskesmas, serta aparatur wilayah untuk mendorong pemeriksaan dini bagi keluarga penyintas kanker payudara mengingat adanya potensi faktor genetik.
“Kanker itu kadang disebabkan faktor genetik. Untuk itu, anggota keluarganya pun harus diperiksa, jangan sampai menunggu sakit. Sebab, kalau sudah dinyatakan sakit, harus membayar dan menjadi beban, mengingat proses pengobatannya yang panjang. Akan lebih baik memeriksakan saat sehat dan tidak bayar,” ujarnya.
Ia turut mengimbau para kader posyandu, istri lurah dan camat, hingga ketua RT/RW untuk aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengenali kondisi kesehatan diri sejak dini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menjelaskan bahwa pemerintah berperan memastikan penyintas kanker mendapatkan pengobatan yang sesuai, baik melalui puskesmas maupun rujukan ke rumah sakit, serta mendampingi pasien hingga tuntas.





