bogortraffic.com, BOGOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menyegel sebanyak 196 bangunan di kawasan Puncak sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan pembongkaran tahap 2 yang direncanakan akan dilaksanakan pada Senin, (26/8/2024).
Kepala Bidang Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Kabupaten Bogor, Yogi Tritugastyo, menjelaskan bahwa kegiatan penyegelan ini dilakukan setelah bangunan-bangunan tersebut mendapatkan Surat Peringatan (SP) tahap 1, 2, dan 3 dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP).
“Jadi hari ini kami melakukan penyegelan terhadap sejumlah bangunan yang sudah dikeluarkan SP 1, 2, dan 3. Penyegelan ini didasarkan pada limpahan dari DPKPP atas 196 bangunan liar,” ujar Yogi pada Rabu (21/8/2024).
Yogi menyebutkan bahwa mayoritas bangunan yang disegel merupakan warung dan tempat usaha, sementara sebagian lainnya berfungsi sebagai tempat tinggal. Satpol PP juga telah memberikan kesempatan kepada pemilik bangunan untuk membongkar secara mandiri sebelum eksekusi dilakukan.
“Kami memberikan waktu kepada pemilik bangunan untuk membongkar sendiri sebelum pembongkaran resmi dilakukan. Ini penting agar mereka bisa mengemas barang-barangnya, terutama yang memiliki nilai seperti kayu atau jendela,” lanjut Yogi.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah mengadakan rapat persiapan untuk pelaksanaan pembongkaran tahap 2 kios-kios ilegal di kawasan Puncak. Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, menjelaskan bahwa penertiban ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.
“SP 1 telah dilayangkan pada 6 Agustus 2024, SP 2 pada 15 Agustus 2024, dan SP 3 pada 20 Agustus 2024. Hari ini, 21 Agustus 2024, kami melakukan penyegelan. Besok, 22 Agustus, akan ada limpahan ke Bidang Tibum Satpol PP, dan pada 26 Agustus 2024, eksekusi penertiban akan dilaksanakan terhadap 196 bangunan di jalur Puncak,” terang Cecep pada Selasa (20/8/2024).
Sebanyak 800 personel gabungan dari TNI-Polri dan pemerintah daerah akan dikerahkan untuk memastikan kelancaran proses penertiban ini. Pihaknya telah menyiapkan tempat pembuangan puing dan sampah guna mencegah terjadinya kemacetan selama proses berlangsung.
“Kami siap menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Semoga semua berjalan lancar sesuai dengan komitmen dan peran masing-masing pihak,” tutup Cecep.






