Ini Strategi Pemkab Bogor Atasi Inflasi Daerah

Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR- – Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, memaparkan sejumlah strategi untuk mengatasi inflasi di daerah tersebut. Dalam upaya ini, pemerintah daerah melakukan monitoring intensif serta melaksanakan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok.

Asmawa menjelaskan bahwa pihaknya rutin melakukan pengawasan pengendalian inflasi yang dilaporkan kepada Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Dari monitoring tersebut, berbagai kegiatan konkret telah dilaksanakan, termasuk operasi pasar murah yang menyediakan 87,5 ton beras stabilisasi dan 7.000 liter minyak goreng.

Bacaan Lainnya

“Selain itu, kami juga mengadakan operasi pasar bersubsidi (OPADI) yang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, menyediakan 5.372 paket sembako berisi bahan-bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng,” ujar Asmawa, kemarin.

Kegiatan Gelar Pangan Murah (GPM) juga dilaksanakan sebanyak 31 kali di berbagai kecamatan, termasuk Cibinong, Citeureup, dan Babakan Madang. Bahan pokok yang disediakan meliputi beras, telur ayam ras, bawang merah, cabai, dan daging.

Di bulan Ramadan, Pemkab Bogor juga mengadakan Bazar Ramadhan di enam kecamatan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

Menurut Asmawa, kondisi Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kabupaten Bogor saat ini berada dalam kondisi aman dengan angka minus 1,51. Ini menunjukkan bahwa inflasi terjaga dengan baik, meskipun ada fluktuasi harga pada beberapa komoditas seperti cabai dan telur.

“Dari Januari hingga Juni 2024, kami mencatat perkembangan harga yang cukup stabil, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan,” tambahnya.

Kondisi ini merupakan hasil kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dibentuk melalui Keputusan Bupati Bogor dan disusun dalam peta jalan pengendalian inflasi untuk tahun 2022-2024.

Asmawa menekankan pentingnya kerjasama semua pihak dalam menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi kemungkinan lonjakan inflasi di masa mendatang. Dengan langkah-langkah konkret dan terencana, Pemkab Bogor berharap dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan