Polisi Tangkap Pria karena Hinaan Rasis terhadap Sopir Bus Muslim di London

bogortraffic.com, BOGOR- Kepolisian Metropolitan London menangkap seorang pria bernama Michael Mongan (39) atas tuduhan melakukan hinaan bernada rasis dan meludahi seorang sopir bus Muslim. Insiden tersebut terjadi di London dan menjadi perhatian publik setelah rekamannya viral di media sosial.

Menurut pernyataan Kepolisian Metropolitan, Mongan dapat segera diidentifikasi dan ditangkap pada Jumat (9/8).

Bacaan Lainnya

“Dia didakwa melakukan pelanggaran ketertiban umum yang disertai unsur rasisme dan tindakan vandalisme,” kata pernyataan tersebut.

Dalam video yang beredar luas, terlihat Mongan meludahi pengemudi sambil melontarkan hinaan Islamofobia, berulang kali meneriakkan “Muslim teroris” dan mengumpat. Ia juga meminta pengemudi bus tersebut untuk turun sambil menggedor kaca pelindung.

Mongan, yang berasal dari Ealing, London Timur, mengaku bersalah atas tuduhan yang didakwakan di Pengadilan Negeri Uxbridge pada Sabtu. Ia tetap ditahan untuk menjalani sidang putusan hukuman di pengadilan yang sama pada Selasa, 13 Agustus 2024.

“Saya berharap respons cepat dari petugas kami mengirimkan pesan jelas bahwa kami akan menindak dan meminta pertanggungjawaban mereka yang berperilaku seperti ini,” ujar Detektif Inspektur Jonathan Potter dari Komando Kepolisian Jalan dan Transportasi.

“Saya senang Mongan dengan cepat diadili dan sekarang akan menghadapi konsekuensi atas tindakannya,” tambahnya.

Insiden pelecehan rasial ini terjadi di tengah kekacauan yang melanda Inggris dalam beberapa hari terakhir. Kerusuhan dipicu oleh klaim palsu yang menyebar di media sosial, mengaitkan penikaman fatal pada 29 Juli, yang menewaskan tiga anak di Southport, dengan seorang Muslim pencari suaka.

Meskipun pihak berwenang telah mengidentifikasi pelaku sebenarnya sebagai Axel Rudakubana, seorang remaja berusia 17 tahun yang lahir di Cardiff dari orang tua asal Rwanda, hal ini tidak banyak menghalangi kelompok sayap kanan.

Pada Kamis (8/9), total 483 orang telah ditangkap, sementara 149 dakwaan telah diajukan terkait kerusuhan di kota-kota besar di Inggris. Kerusuhan ini menyoroti peningkatan kekerasan rasial dan Islamofobia yang ditujukan kepada umat Muslim, kelompok minoritas, dan imigran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan