Bali Fashion Trend 2024: Delia von Rueti Sajikan 60 Koleksi Bernuansa Alam

Bali Fashion Trend (BFT) 2024. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, BALI– Bali Fashion Trend (BFT) 2024, ajang mode tahunan yang diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber, kembali hadir dengan tema Strive. Acara yang digelar pada 27-29 September 2024 di TS Suites Seminyak, Bali, ini menampilkan karya para desainer yang mencerminkan ketekunan dan kreativitas dalam menghadapi tantangan industri mode.

Salah satu desainer yang turut tampil adalah Delia von Rueti. Ia menampilkan 60 karya desain yang terinspirasi oleh keindahan alam dan selaras dengan gerakan kampanyenya, Love and O2. Gerakan ini fokus pada konservasi hutan hujan tropis di Indonesia, yang telah ia jalankan sejak beberapa tahun lalu.

Bacaan Lainnya

Delia mengungkapkan bahwa kembalinya Love and O2 setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 menjadi salah satu alasan utamanya untuk ikut serta dalam BFT 2024.

“Gerakan ini bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan.” harapnya.

Selain karya fesyen, Delia juga memperkenalkan berbagai produk baru seperti wine, makanan, dan kaus, yang semuanya bertujuan mendukung kampanye konservasi lingkungan.

“Dengan membeli produk-produk ini, masyarakat ikut mendukung gerakan Love and O2,” ujarnya.

Delia juga berbagi perkembangan proyek ambisiusnya, yaitu menjaga lahan pribadi seluas 2.500 hektare di Kalimantan yang ditanami pepohonan untuk konservasi hutan hujan tropis.
Ia menekankan tantangan besar yang

dihadapi, terutama dalam menjaga lahan tersebut dari ancaman penebangan liar dan kebakaran hutan.

Gerakan Love and O2 pertama kali diluncurkan pada 2016, dengan kampanye 1 kaus untuk 1 pohon yang mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam upaya penghijauan.

Kini, Delia berharap taman hutan hujan tropis yang ia wujudkan bisa menjadi tempat edukasi dan wisata yang dinikmati oleh generasi mendatang.

Dengan BFT 2024, Delia von Rueti terus menunjukkan bahwa dunia fesyen bisa berkontribusi positif untuk lingkungan, menjadikan Love and O2 bukan hanya sekadar kampanye, tetapi bagian dari gaya hidup berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan