bogortraffic.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melaporkan keberhasilan produk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ikut serta dalam pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2024. UMKM binaan Pertamina berhasil mencatatkan transaksi lebih dari Rp 1 miliar dalam dua hari pertama pameran. Inacraft, yang merupakan salah satu pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, menjadi kesempatan berharga bagi UMKM untuk memamerkan produk unggulan mereka di pasar global.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyatakan bahwa Pertamina berkomitmen untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, khususnya UMKM mitra binaannya.
“Pada pameran Inacraft ini, produk-produk kreatif dari mitra binaan Pertamina berhasil menarik perhatian pengunjung dari dalam dan luar negeri. Ini merupakan bukti bahwa produk lokal kita memiliki kualitas dan daya saing tinggi di pasar internasional,” ungkap Fadjar, dalam keterangannya, Sabtu (5/10/2024).
Pertamina berpartisipasi dalam Inacraft 2024 dengan membawa 20 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, dengan fokus pada keunikan dan kearifan lokal. Salah satu pelaku UMKM, Sutedjo, pemilik Sekar Mukti Craft dari Bantul, Yogyakarta, merasa bersyukur dapat mengikuti pameran tersebut.
“Saya berterima kasih kepada Pertamina yang telah membina kami sejak tahun 2009. Semua ini berkat bimbingan yang kami terima,” ujarnya.
Sutedjo mengungkapkan bahwa berkat dukungan Pertamina, usahanya kini dapat bersaing di tingkat nasional dan bahkan internasional, dengan partisipasi di pameran di Dubai dan Afrika Selatan, semua biaya ditanggung oleh Pertamina. Ia juga menambahkan bahwa hasil usaha ini membantunya dalam membiayai penyembuhan anak kedua yang berkebutuhan khusus serta memberdayakan masyarakat kurang mampu, termasuk tuna wicara dan tuna rungu.
Fadjar menambahkan bahwa Pertamina menjalankan Program Kemitraan UMKM yang memberikan pendampingan dan pelatihan intensif, mendukung permodalan, dan membuka peluang pameran di dalam dan luar negeri.
“Dengan pendampingan yang tepat, UMKM Pertamina dapat lebih berkualitas, tangguh, dan berdaya saing. Ini adalah kontribusi kami untuk menggerakkan perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi, Pertamina juga berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan program-program yang berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs), sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi perusahaan.






