Ekspansi Global! PLN NP Tuntaskan Proyek Listrik KA Malaysia Lebih Cepat dari Target

Pekerja tengah mengerjakan proyek elektrifikasi untuk suplay power ke East Coast Rail Link (ECRL) Malaysia sepanjang 665 km yang dikerjakan oleh PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Power Construction.

bogortraffic.com, JAKARTA – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali menorehkan capaian internasional melalui anak usahanya, PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC).

PLN NP sukses menyelesaikan energized project East Coast Rail Link (ECRL) Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan, Malaysia pada 15 Januari 2026, atau 15 hari lebih cepat dari target semula.

Bacaan Lainnya

Penyelesaian yang lebih awal ini mendapat apresiasi tinggi dari Tenaga Switchgear (TSG) selaku Project Delivery Partner (PDP) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) sebagai pemilik jaringan di Malaysia.

Keberhasilan ini memperkuat posisi perusahaan Indonesia di pasar infrastruktur transportasi berkelanjutan lintas negara.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata kompetensi global anak bangsa di sektor ketenagalistrikan.

“Keberhasilan proyek ECRL ini menunjukkan bahwa kapabilitas engineering dan konstruksi ketenagalistrikan PLN Nusantara Power telah memenuhi standar internasional. Penyelesaian lebih cepat dari target menjadi bukti bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing dan dipercaya dalam proyek strategis lintas negara. Ini bukan hanya pencapaian bisnis, tetapi juga kebanggaan nasional,” ujar Ruly Firmansyah.

Fondasi Ekspansi Global dan Profesionalisme

Proyek elektrifikasi jalur ganda sepanjang 665 km ini menjadi tonggak sejarah baru bagi PLN NPC.

Direktur Utama PLN NPC, Djarot Hutabri, menyebut proyek ini sebagai fondasi kuat untuk ekspansi global perusahaan di masa depan.

“Capaian ini mencerminkan kapabilitas, profesionalisme, dan komitmen seluruh insan PLN NPC dalam menghadirkan layanan konstruksi ketenagalistrikan yang andal, tepat waktu, dan berstandar global. Apresiasi dari TSG dan TNB menjadi bukti bahwa kami mampu memberikan nilai tambah bagi mitra strategis,” kata Djarot Hutabri.

Dalam proyek ini, PLN NPC melaksanakan skema design and build yang mencakup:

* Pembangunan 132 kV Switching Station.

* Instalasi Overhead Transmission Line (OHL) dan Underground Cable sepanjang 3 km.

* Pekerjaan pendukung sistem elektrifikasi jalur kereta api.

Dukung Transportasi Hijau dan Penurunan Emisi

ECRL merupakan proyek kereta api listrik yang menghubungkan Port Klang di Selangor hingga Kota Bharu di Kelantan.

Jaringan ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ per tahun setelah beroperasi penuh pada 2027 mendatang.

Sebagai bagian dari konsorsium EPCC, PLN NP berperan dalam pengadaan peralatan utama, sementara PLN NPC mengeksekusi konstruksi dan komisioning.

Proyek yang dimulai sejak Juni 2024 ini membuktikan bahwa PLN NP Group kini menjadi pemain kompetitif dalam mendukung agenda transisi energi dan ESG di tingkat regional.

Keberhasilan di Malaysia ini menjadi pijakan strategis bagi PLN Nusantara Power untuk terus memperluas portofolio proyek internasional serta memperkuat posisi sebagai mitra konstruksi ketenagalistrikan yang terpercaya dan berdaya saing global.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan