bogortraffic.com, BOGOR— Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin melakukan peninjauan langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, pada Senin (26/5). Kunjungan ini merupakan respons atas teguran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait praktik open dumping yang masih terjadi di TPA tersebut.
Peninjauan juga dilakukan sebagai bagian dari persiapan pertemuan resmi antara Bupati dan Wali Kota Bogor dengan KLH di Jakarta yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
Dalam keterangannya, Jaro Ade menyatakan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mengatasi persoalan pengelolaan sampah di TPA Galuga.
“Ke depan, kita akan bersama-sama menyelesaikan masalah sampah di TPA Galuga, bukan lagi bicara pembagian wilayah,” tegas Jaro Ade.
Ia menambahkan, lahan TPA Galuga terdiri atas 37 hektar milik Kota Bogor dan 4 hektar milik Kabupaten Bogor, sehingga kolaborasi lintas pemerintahan menjadi kunci keberhasilan pengelolaan.
Selain mengatasi praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping), Jaro Ade juga menyoroti pentingnya perbaikan armada angkut sampah agar lebih higienis dan aman, serta peningkatan kesejahteraan dan keselamatan petugas pengelola sampah.
Jaro Ade juga mengungkapkan bahwa saat ini sedang dikaji kemungkinan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi jangka panjang.
“Ini merupakan tindak lanjut dari saran KLH dan saat ini sedang dalam tahap kajian bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota Bogor,” jelasnya.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa pihaknya turut mendorong perbaikan infrastruktur dan penyusunan kesepakatan kerja sama yang lebih solid antar pemerintah daerah.
“Pembagian lahan mungkin akan menjadi diskusi yang panjang, namun kita akan fokus pada manfaat jangka panjang, terutama rencana PLTSa yang merupakan program strategis nasional,” ujar Jenal.
Jenal juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam pengelolaan TPA Galuga, baik dalam hal pemilahan sampah maupun edukasi lingkungan. Ia memastikan bahwa Pemkot Bogor berkomitmen untuk mengikuti rekomendasi KLH demi mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.






