bogortraffic.com, BOGOR- Proyek pengecoran ulang Jalan Batuhulung di Kelurahan Balumbangjaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, tengah dikebut pasca-longsor yang merusak jalan tersebut. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bogor, Wawan Gunawan, mengungkapkan bahwa progres proyek ini telah mencapai 50 persen.
“Proyek pengecoran Jalan Batuhulung ini adalah bagian dari pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) yang dimulai sejak Oktober lalu. Saat ini progresnya sudah mencapai 50 persen setelah empat minggu pengerjaan,” jelas Wawan, Rabu (6/11).
Ia menambahkan, selama pengecoran berlangsung di pertengahan November 2024, ruas jalan akan ditutup sementara untuk lalu lintas warga selama kurang lebih dua minggu. Target penyelesaian proyek ditetapkan pada 23 November 2024, tetapi jalan baru bisa dibuka setelah masa pengeringan beton.
Selain pembangunan jalan, proyek ini juga mencakup pembuatan drainase di pinggir jalan guna mengatasi aliran air yang sering menyebabkan erosi. PUPR Kota Bogor mengalokasikan anggaran perubahan senilai Rp300 juta untuk pengecoran jalan, sementara pembangunan TPT didanai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp4,6 miliar.
Longsor yang merusak wilayah perbatasan RT 1 dan RT 5 RW 3 itu pertama kali terjadi pada tahun 2019, namun baru mendapat perhatian serius dari Pemkot Bogor pada tahun 2023. Meskipun upaya perbaikan telah dilakukan, longsor kembali terjadi pada Agustus 2023 dan terakhir pada Maret 2024, yang memperpanjang proyek hingga saat ini.
Dengan proyek ini, Pemkot Bogor berharap dapat mengakhiri kerusakan jalan akibat longsor dan memastikan keamanan serta kenyamanan warga setempat.






