Pelantikan ABPEDNAS Bogor: Jamintel RI Kukuhkan Rudy Susmanto

Rudy Susmanto resmi dilantik sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Bogor 2025–2030. Jamintel RI hadir menegaskan penguatan peran BPD sebagai parlemen desa yang akuntabel.

bogortraffic.com, BOGOR — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Bogor resmi memiliki nakhoda baru. Tokoh muda kharismatik sekaligus Bupati Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, dikukuhkan sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Bogor, didampingi Wakil Bupati H. Jaro Ade, bersama jajaran pengurus periode 2025–2030.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung Tegar Beriman, Kamis (27/11/2025), dihadiri ribuan anggota BPD dan simpatisan, unsur Forkopimda, Danrem, Dandim, Kapolres, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Jabar, perwakilan kepala desa, serta masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pelantikan dilakukan langsung oleh Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI, yang juga Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS Indonesia.

Kehadiran Jamintel menegaskan komitmen penguatan peran BPD melalui sinergi dengan aparat penegak hukum.

Dalam sambutannya, Prof. Reda menegaskan bahwa BPD adalah “parlemen desa” yang memiliki peran strategis dalam tata kelola pemerintahan desa dan pencegahan potensi penyimpangan.

“ABPEDNAS harus menjadi motor pengawasan partisipatif, edukatif, dan solutif. Saya berharap DPC ABPEDNAS Bogor di bawah kepemimpinan Pak Rudy akan menjadi contoh nasional dalam memperkuat akuntabilitas desa, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta meningkatkan kapasitas aparatur desa,” ujar Prof. Reda.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi BPD dengan kepala desa tanpa menghilangkan fungsi kontrol yang melekat sesuai amanat undang-undang.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., memberikan apresiasi tinggi atas kesediaan Rudy memimpin organisasi BPD.

“Kabupaten Bogor adalah daerah besar dengan ratusan desa yang terdekat dengan Jakarta. Dibutuhkan figur yang memiliki rekam jejak kuat, integritas, dan kemampuan manajerial untuk memajukan Bogor. Bersama Abpednas, saya yakin Pak Rudy mampu menjadi lokomotif perubahan, penguatan kapasitas BPD, serta mendorong tata kelola desa yang transparan, modern, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tegas Indra.

Ia menambahkan bahwa DPP akan mendukung penuh program pelatihan, sertifikasi, peningkatan kapasitas, hingga edukasi hukum bagi seluruh BPD di Kabupaten Bogor.

Usai dilantik, Rudy Susmanto menegaskan komitmen penguatan peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Bogor, menurutnya, memiliki potensi besar di sektor desa sebagai penyangga Jakarta.

ABPEDNAS Bogor akan fokus pada peningkatan kapasitas BPD, penguatan transparansi, serta mendorong pembangunan desa yang berkualitas dan selaras dengan arah kebijakan kabupaten.

Ia menegaskan: “Kami siap bekerja sama dengan semua pihak, termasuk KPK, Kejaksaan, Kemendagri, dan para pendamping desa, untuk mewujudkan desa-desa yang maju, mandiri, dan akuntabel,” tambahnya.

Momentum pelantikan juga diiringi pesan penuh semangat dari Sekjen DPP ABPEDNAS, Aditya Yusma, melalui empat pantun, di antaranya:

“Hari ini hari istimewa
Bupati jadi ketua dpc abpednas
Mari BPD Perangkat desa & Kepala desa
Gotong rotong jaga desa Jaga Indonesia”

“Kab bogor tegar beriman
Dipimpin rudy & ade cerdas rupawan
Sinergi Kajari pak denny yg menawan
Abpedas rumah besar bpd terdepan..”

“pete dan jengkol fav kita
Kalau digoreng gurih rasanya
Abpednas bersama Prof Reda
Buat lomba film pendek jaksa garda desa
Berhadiah Ratusan Juta”

“BPD Pengawas Desa
Dengan hati jaga desa
Antara pangrango dan gunung salak mempesona
Abpednas kab Bogor maju dan berdaya”

Pelantikan ditutup dengan penandatanganan MoU dan PKS antara Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dan DPC ABPEDNAS Bogor, memperkuat pendampingan hukum bagi BPD dan aparatur desa.

DPC ABPEDNAS Bogor menyatakan komitmen untuk:

  • meningkatkan kompetensi BPD melalui pelatihan & sertifikasi,
  • mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa melalui program Jaga Desa,
  • menggerakkan program Desa Taat Regulasi dan Bebas Penyimpangan.

Pelantikan ini menjadi penanda era baru penguatan BPD di Kabupaten Bogor yang semakin profesional, modern, dan berdaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan