bogortraffic.com, BOGOR– Polres Bogor kembali mengadakan kegiatan Jumat Curhat, sebuah forum dialog antara kepolisian dan masyarakat yang bertujuan untuk menampung aspirasi serta mencari solusi bersama. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Mediasi Polres Bogor pada Jumat (7/2/2025) pukul 09.00 WIB.
Dipimpin oleh Kabag Log Polres Bogor, Kompol Ari Trisnawati, S., S.Pd., M.M., acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat kepolisian, di antaranya Kasat Binmas AKP Nimrod, Kasi Humas Iptu Desi Triana, KBO Sat Reskrim Iptu Dwi, Kaurmintu Binmas Ipda Danang, Kanit Kamsel Ipda Ares, Kaurmintu Ipda Dian, serta Ka SPKT Ipda Empu. Perwakilan warga dari Kecamatan Klapanunggal dan Kecamatan Jonggol turut hadir untuk menyampaikan berbagai permasalahan di lingkungan mereka.
Dalam sesi diskusi, warga menyampaikan kekhawatiran mereka terkait maraknya kenakalan remaja, terutama tawuran dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih sering terjadi di beberapa titik. Meskipun patroli polisi dinilai sudah cukup membantu, masyarakat berharap adanya peningkatan langkah pencegahan agar keamanan lebih terjaga.
Selain itu, kondisi jalan rusak dan minimnya penerangan di beberapa wilayah rawan kejahatan seperti begal juga menjadi sorotan. Warga mengungkapkan bahwa jalan yang rusak akibat proyek pembangunan Bendungan Cijurey sering kali memperparah situasi. Truk-truk besar yang lalu lalang tidak hanya merusak jalan, tetapi juga kerap menyangkut kabel listrik desa.
Pengaduan lain yang turut disampaikan adalah proses pengajuan pemasangan tiang listrik ke PLN yang hingga kini belum mendapat respons. Warga berharap ada solusi cepat agar kebutuhan listrik di wilayah mereka dapat segera terpenuhi.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Polres Bogor memberikan beberapa solusi konkret:
- Pencegahan Tawuran:
- Kepolisian mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan dan aktivitas media sosial anak-anak mereka.
- Tawuran kini sering kali diorganisir melalui platform digital, sehingga pengawasan dan edukasi menjadi langkah pencegahan utama.
- Warga diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui call center 110 atau berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Polisi RW setempat.
- Penanganan Infrastruktur dan Keamanan Lingkungan:
- Terkait perbaikan jalan dan penerangan, kepolisian menjelaskan bahwa hal ini menjadi kewenangan pemerintah daerah. Namun, mereka siap memberikan rekomendasi kepada dinas terkait.
- Untuk pengajuan pemasangan tiang listrik, masyarakat diminta melengkapi proposal dengan tanda tangan Kepala Desa dan Camat sebelum diajukan ke PLN agar bisa segera ditindaklanjuti.
Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polres Bogor berharap komunikasi dengan masyarakat semakin erat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap permasalahan di lingkungan dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan efektif,” ujar Kompol Ari Trisnawati.
Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Bogor bisa menjadi wilayah yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua warganya.





