bogortraffic.com, BOGOR – Geliat sektor pariwisata lokal kembali dipacu melalui ajang Bogor Travel Fairphoria yang digelar di Mall Botani Square, Kota Bogor, pada Minggu (15/6/2025).
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari para mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bogor dan menjadi gelaran perdana mereka di kota hujan.
Ketua pelaksana Bogor Travel Fairphoria, Az Zahra, menyebut bahwa acara ini lahir sebagai respons terhadap kebijakan larangan study tour ke luar provinsi. Para mahasiswa ingin menjadikan momentum ini sebagai upaya untuk mengembangkan potensi wisata lokal.
“Jadi kenapa kami mau melaksanakan kegiatan ini, karena ada edaran surat itu. Kemudian kami ingin mengembangkan pariwisata yang ada di Kota Bogor,” ujar Az Zahra.
Sebanyak 15 perusahaan turut ambil bagian dalam acara ini, dengan 17 tenant yang mewakili pelaku industri wisata seperti travel agent, hotel, hingga UMKM. Sebagian besar peserta berasal dari Bogor, namun ada juga yang datang dari wilayah Jabodetabek.
“Konsepnya B to C (business to consumer), jadi pengunjung bisa langsung melakukan transaksi atau sekadar konsultasi mencari paket wisata yang cocok,” jelasnya.
Tak hanya paket wisata, beberapa tenant UMKM juga memamerkan produk lokal unggulan seperti makanan, kerajinan tangan, hingga produk kecantikan. Pengunjung bahkan bisa konsultasi kecantikan secara gratis di beberapa stan.
Tidak hanya menghadirkan pameran wisata dan produk lokal, Bogor Travel Fairphoria juga diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni dan talkshow bertema strategi pariwisata dan digitalisasi, yang menyasar generasi muda (Gen Z) sebagai target pengembangan industri pariwisata ke depan.
Menurut Az Zahra, digitalisasi dan kreativitas menjadi kunci agar pariwisata tetap relevan dan menarik bagi anak muda.
“Mudah-mudahan bisa menjadi agenda tahunan dan terus meningkatkan potensi wisata, khususnya di Kota Bogor dan Jawa Barat,” harapnya.
Bogor Travel Fairphoria terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya. Warga bisa hadir langsung ke lokasi dan mendapatkan berbagai informasi, promo wisata, hingga inspirasi liburan di destinasi lokal.
Dengan pendekatan edukatif sekaligus interaktif, ajang ini diharapkan mendorong masyarakat, khususnya pelajar dan keluarga, untuk lebih mencintai dan mengeksplorasi kekayaan wisata dalam negeri.





