bogortraffic.com, BOGOR – PSSI menegaskan bahwa seluruh proses naturalisasi pemain keturunan yang membela Tim Nasional Indonesia telah dilakukan secara sah dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di tanah air. Penegasan ini muncul sebagai respons atas isu yang berkembang terkait status beberapa pemain diaspora yang saat ini merumput di Liga Belanda (Eredivisie).
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan bahwa keterlibatan para pemain tersebut murni didasari oleh rasa cinta kepada Indonesia. Ia memastikan status kewarganegaraan mereka tidak memiliki kendala hukum di dalam negeri.
“Seluruh pemain keturunan yang telah membela Tim Nasional Indonesia, termasuk di dalamnya Dean James, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On telah sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan dipastikan tidak ada masalah hukum Indonesia,” tegas Sumardji.
Sumardji menjelaskan bahwa keputusan menjadi WNI bukanlah perkara mudah bagi para pemain yang lahir dan besar di luar negeri. Ada konsekuensi administratif besar yang harus mereka tanggung demi bisa berseragam Merah Putih.
“Mereka banyak yang lahir, besar, hidup dan memiliki keluarga di luar Indonesia. Jadi dengan mereka memutuskan menjadi WNI, bukti mereka punya kecintaan serta pengabdian terhadap tanah air,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan pengorbanan nyata yang dilakukan para pemain tersebut dalam hal legalitas tinggal di Eropa.
“Bukan hanya terbukti dari kerja keras mereka dalam latihan dan pertandingan Tim Nasional, tapi terbukti juga bahwa dengan menjadi Warga Negara Indonesia banyak fasilitas yang harus mereka lepaskan, misalnya keharusan memiliki izin atau visa untuk tinggal dan bekerja di negara asing, misalnya di Belanda,” jelas Sumardji.
Sosok yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI ini mengaku bangga melihat penggawa Garuda dipercaya menjadi pilar di klub-klub elite Eropa. Salah satu contoh nyata adalah Maarten Paes yang kini menjadi sosok sentral di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam.
“Ini merupakan bentuk nyata pengorbanan yang diambil oleh pemain-pemain kita. Kami juga sangat bersyukur, bahwa pemain Timnas Indonesia masih dipercaya mengambil peran penting di klub-klub level teratas Eropa, misalnya Maarten Paes,” ungkap Sumardji.
Terkait kendala yang dialami beberapa pemain di klub mereka saat ini, Sumardji menegaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya merupakan urusan administratif yang tunduk pada aturan di Belanda, bukan masalah kewarganegaraan Indonesia.
PSSI memastikan masalah teknis di Eredivisie tidak akan mengganggu komitmen atau status para pemain untuk tetap membela Timnas Indonesia di ajang internasional.
“Mengenai permasalahan yang ada di klub-klub Eredivisie, maka itu masalah teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum dan peraturan di Belanda,” tutup Sumardji.






